![]() |
KAMPUNG PUTRA BULU: Destinasi wisata Kampung Putra Bulu yang berlokasi di Karang Intan, Awang Bangkal Barat, Kabupaten Banjar menyuguhkan konsep alam terbuka di tepi danau – Foto MC Kalsel |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Provinsi Kalimantan Selatan memiliki banyak destinasi wisata. Salah satunya yang patut untuk dikunjungi adalah Kampung Putra Bulu yang berlokasi di Karang Intan, Awang Bangkal Barat, Kabupaten Banjar. Lokasi wisata ini menyuguhkan konsep alam terbuka di tepi danau.
Perwakilan pengelola Kampung Putra Bulu, Mas Aria mengungkapkan bahwa tempat wisata ini baru saja menginjak usia satu tahun.
“Kita berdiri sekitar satu tahun yang lalu, Kak. Kebetulan kita merayakan anniversary pada bulan ini,” ujar Aria, belum lama tadi.
Berbeda dengan destinasi wisata air konvensional lainnya, Kampung Putra Bulu menawarkan sensasi rekreasi yang lebih interaktif dengan berbagai wahana dan fasilitas yang ramah keluarga. Beberapa daya tarik utama yang disediakan di antaranya, wahana air seperti jet ski, wahana banana boat, dan donut boat untuk pengunjung yang menyukai tantangan adrenalin.
Kemudian Fasilitas Keluarga Tersedia juga penyewaan kano, sepeda air berbentuk bebek, serta deretan gazebo yang nyaman sebagai tempat bersantai bagi keluarga dan anak-anak. Fasilitas Pertemuan Area terbuka dengan pemandangan danau yang indah sering dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan formal maupun informal.
Konsep ini pula yang membuat Kampung Putra Bulu kerap kali menjadi lokasi pilihan bagi instansi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyelenggarakan acara, mulai dari gathering hingga rapat kerja. Aria menyebutkan bahwa sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin beserta jajaran kepala dinas, kerap berkunjung ke lokasi ini.
Hal yang paling membanggakan dari Kampung Putra Bulu adalah status pengelolaannya yang murni berbasis kemasyarakatan. Tempat wisata ini merupakan unit usaha yang dijalankan di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) .
Seluruh jajaran operasional dan karyawan yang bertugas di destinasi ini merupakan warga lokal. Pihak pengelola secara sadar merangkul para pemuda sekitar guna memajukan perekonomian desa sekaligus menekan angka pengangguran.
“Di sini bukan wirausaha perorangan, melainkan dikelola oleh BUMDes. Dijalankan oleh pemuda-pemuda kampung, dan semua karyawannya murni lokal di sini. Anak-anak muda kami tarik semua agar bisa ikut serta mengelola tempat wisata ini,” pungkas Aria.
Menandai momen satu tahun berdirinya Kampung Putra Bulu, pihak manajemen juga merencanakan acara syukuran yang akan melibatkan seluruh karyawan beserta tokoh-tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk rasa syukur atas perkembangan wisata yang pesat.
Sumber: MC Kalsel

