Habib Umar Dorong Pemerataan SMA di Kalsel, Fokus Wilayah yang Belum Terjangkau

SOSOK: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mendorong pembangunan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat di daerah yang belum memiliki fasilitas pendidikan tersebut.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

"Bangun sekolah pada daerah yang belum punya guna pemerataan pendidikan dan pada gilirannya sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah itu khususnya," ujar Habib Umar saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).

Ia menilai masih ada sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan yang belum memiliki SMA maupun sekolah menengah kejuruan (SMK), padahal keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat setempat.

"Sedangkan ke depan tantangan semakin berat dan butuh SDM berkualitas atau unggul. Hal tersebut bisa terwujud salah satunya mungkin dengan pendidikan memadai yang ditunjang sarana dan prasarana memadai pula," ujarnya.

Habib Umar mencontohkan wilayah Sungai Lulut di Kabupaten Banjar yang hingga kini belum memiliki SMA. Selain itu, di Banjarmasin masih diperlukan penambahan unit sekolah baru, meskipun terkendala keterbatasan lahan.

"Di Kota Banjarmasin mungkin kini sulit menyediakan lahan seluas dua hektare tersebut," ujar Habib Umar.

Oleh karena itu, ia menekankan perlunya solusi agar pembangunan unit baru SMA tetap dapat direalisasikan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera tersebut menyampaikan harapan itu usai rapat Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) provinsi setempat di Banjarmasin, Rabu (1/4/2026).

"Oleh karenanya, kita mendukung rencana pembangunan unit baru sekolah pada Tahun Anggaran 2026 serta Tahun 2027," pungkasnya.

Berdasarkan data tahun ajaran 2024–2025, jumlah SMA di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 137 unit negeri dan 61 swasta. Sementara itu, SMK berjumlah 127 unit yang terdiri atas 63 negeri dan 64 swasta, dengan sebaran yang masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

Penulis: Fathur 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال