Habib Umar Ajak Warga Berani Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

SOSOK: Anggota DPRD Kalsel, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak apabila mengetahuinya.

Imbauan tersebut disampaikan setelah Komisi IV DPRD Kalsel menerima paparan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rapat kerja yang digelar pada Rabu (1/4/2026) lalu.

Ia menegaskan bahwa keberanian masyarakat dalam melapor sangat penting demi melindungi korban dan mencegah kasus serupa terus berulang.

"Warga masyarakat tidak perlu takut atau khawatir melaporkan kekerasan terhadap perempuan dan anak, kalau mengetahui hal tersebut. Karena hal itu guna kemaslahatan sesama," imbau Habib Umar.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Selatan masih tergolong tinggi. Namun, banyak kasus yang tidak dilaporkan karena korban atau keluarga merasa takut maupun ingin menutupi aib.

"Namun banyak tidak berani dan takut melaporkan dengan berbagai alasan antara lain menutupi aib keluarga," ungkapnya.

Selain itu, sejumlah anggota dewan juga mengusulkan agar instansi terkait memperluas kerja sama lintas sektor untuk menekan angka kekerasan, terutama yang berkaitan dengan faktor ekonomi dan penyalahgunaan narkoba.

"Karena kedua hal tersebut (masalah ekonomi dan narkoba) yang memicu kekerasan terhadap perempuan dan anak, sebagaimana survei kemasyarakat langsung," pungkas Habib Umar.

Berdasarkan data DP3A Kalimantan Selatan tahun 2025, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat lebih dari 800 kasus, meningkat dibandingkan tahun 2024.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال