129 Kades Tanah Laut Ikuti Materi Manajerial pada Hari Kedua Retret di IPDN

RETRET: Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Tanah Laut mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas atau retret di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat – Foto Ist


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Tanah Laut mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas atau retret di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat. Pada hari kedua Selasa (14/4/2026), para peserta retret memasuki tahap pendalaman materi di kelas.

Usai dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Laut sehari sebelumnya, sebanyak 129 Kades mulai mengikuti kurikulum kepemimpinan yang dirancang khusus oleh tim ahli IPDN.

Pada hari kedua ini, pembelajaran difokuskan pada penguatan kemampuan manajerial serta tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanah Laut, M. Syahid, melalui Kabid Bina Pemerintahan Desa, Febri Novear, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan tertib sesuai jadwal.

“Hari ini pembelajaran di kelas dengan pengajar dari dosen IPDN, rata-rata Widyaiswara yang sudah berpengalaman,” ungkap Febri saat melaporkan perkembangan kegiatan via seluler.

Menurut Febri, materi kelas menjadi dasar penting sebelum para Kades mengikuti latihan fisik dan kedisiplinan di lapangan. 

“Besok ada kegiatan luar kelas seperti PBB dan outbound,” jelasnya terkait agenda, Rabu (15/4/2026).

Terkait partisipasi, DPMD mencatat tingkat kehadiran peserta sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Sebanyak 129 Kepala Desa hadir langsung di Jatinangor dan mengikuti seluruh rangkaian agenda, sementara satu Kades lainnya berhalangan karena harus menyelesaikan tugas kedinasan yang mendesak.

“Sisanya lengkap 129 kepala desa hadir di Jatinangor,” tegas Febri.

Selain menerima materi teori dan latihan fisik, para kepala desa juga dijadwalkan mengikuti studi banding ke desa percontohan di kawasan Lembang pada Kamis.

Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memperkaya wawasan peserta melalui pengalaman langsung di lapangan.

Melalui kunjungan tersebut, para Kades diharapkan dapat melihat secara konkret berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam pembangunan desa, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga pemberdayaan masyarakat.

Hasil pembelajaran ini nantinya diharapkan bisa diadaptasi dan diterapkan sesuai dengan kondisi di Tanah Laut.

Sementara itu, rangkaian retret kepemimpinan ini direncanakan akan ditutup secara resmi pada Jumat pagi.

“Penutupan sementara dijadwalkan oleh Pak Wakil Bupati pada Jumat pagi,” pungkasnya.

Penulis: Shinta

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال