![]() |
| BICARA: Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pembangunan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, saat membuka Konferensi Kerja I PGRI Banjarbaru Tahun 2026 - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banjarbaru menggelar Konferensi Kerja I Tahun 2026 di Aula Linggangan Intan, Kantor DPRD Banjarbaru, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema Menggerakkan Transformasi Pendidikan Menuju Banjarbaru Emas ini dibuka oleh Wali Kota Banjarbaru yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Pembangunan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya.
Dalam sambutannya, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru menyambut baik pelaksanaan konferensi tersebut. Ia menegaskan peran strategis guru dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Pemerintah Kota Banjarbaru senantiasa membuka ruang dialog, kerja sama, dan sinergi dengan PGRI dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang berpihak pada guru dan peserta didik,” ujarnya.
Menurutnya, konferensi ini tidak hanya menjadi forum internal organisasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, terutama di tengah tantangan transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Tentunya Pemko Banjarbaru juga berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kesejahteraan guru, penguatan kompetensi, dan penyediaan sarana pendidikan yang memadai,” katanya.
![]() |
| SOSOK: Ketua PGRI Kota Banjarbaru, Rudiansyah - Foto Dok Istimewa |
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Banjarbaru, Rudiansyah, menyampaikan bahwa konferensi kerja ini merupakan agenda tahunan organisasi sesuai amanat AD/ART.
“Konferensi Kerja I ini merupakan agenda tahunan sesuai amanat AD/ART. Dan melalui kegiatan ini kami berharap terbangun kerja sama yang lebih solid antar pengurus dan anggota, serta lahir program kerja yang inovatif, kolaboratif, dan memberi dampak nyata bagi kemajuan pendidikan di Kota Banjarbaru,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen PGRI dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Banjarbaru di sektor pendidikan.
“Kami senantiasa berkomitmen untuk turut serta aktif dalam berpartisipasi mendukung program visi-misi Pemko Banjarbaru. Tentu saja harapan kami ke depan bahwa sinergi yang telah terjalin akan tumbuh dan berkembang sesuai perkembangan Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rudiansyah mengungkapkan bahwa fokus utama PGRI saat ini adalah pengembangan keprofesian guru serta pendampingan penuntasan status kepegawaian non-ASN, khususnya dalam proses pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu hingga berpeluang menjadi PNS.
“Kami terus mengawal proses ini agar guru yang memenuhi syarat dapat memperoleh haknya sesuai ketentuan. Hal ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas kerja guru,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan pengukuhan Pengurus Perangkat Organisasi (PKO) PGRI Kota Banjarbaru Tahun 2026, meliputi Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS), Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH), Smart Learning and Character Center (SLCC), serta Perempuan PGRI.
Penulis: P. Silitonga


