BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Kecelakaan Lalu Lintas saat Mudik Lebaran

Ilustrasi – Kecelakaan lalu lintas – Foto Net


BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan menanggung biaya apabila nasabah mengalami kecelakaan lalu lintas saat musim mudik Lebaran tahun ini.

"BPJS hadir di laka lantas tunggal yang tidak melibatkan siapapun dan dipastikan oleh laporan polisi, BPJS hadir untuk menanggung seluruh biaya," ujar Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Abdi Kurniawan Purba saat Konferensi Pers di Kantor BPJS Kesehatan pada Senin (9/3/2026).

Selain itu, Abdi mengatakan bahwa BPJS juga bisa menjadi penambah biaya pertanggungan dari Jasa raharja yang dikeluarkan akibat kecelakaan ganda.

"Ketika itu kecelakaan ganda, maka sampai Rp20 juta pertama itu akan dicover oleh Jasa Rahardja. Kalau lebih dari Rp20 jutam maka BPJS akan hadir sebagai penanggung klien sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

BPJS juga memastikan keberlanjutan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis, termasuk bagi peserta Program Rujuk Baik (PRB).

Abdi menuturkan bahwa peserta dapat memperoleh obat kronis di rumah sakit maupun obat bagi peserta PRB di FKTP sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga terapi yang dijalani tetap dapat berjalan tanpa hambatan selama priode libur panjang Lebaran.

Layanan tersebut bisa dirasakan bagi peserta JKN yang aktif. Maka dari itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto mengatakan peserta JKN dapat mengecek status kepesertaannya sebelum melakukan perjalanan mudik, agar tetap bisa mendapatkan layanan BPJS Kesehatan selama perjalanan maupun di daerah tujuan mudik.

"Kami mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik," tegas Akmal.


JKN Bisa Diakses di Luar Daerah Domisili

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat mengakses layanan kesehatan di seluruh daerah walaupun bukan daerah domisili atau asal faskesnya.

Hal ini sebagai wujud optimalisasi layanan BPJS Kesehatan dalam masa libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026.

"Jadi di Hibur Lebaran kali ini layanan JKN akan tetap dapat menjaga kesehatan dari dan memastikan seluruh peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan baik di daerah asal atau di daerah tujuan mudik dan sebagai penggunaan layanan JKN yang mudah antara lain layanan bisa diakses di seluruh Indonesia tanpa dibatasi domisili di daerah asal," ucap Direktur BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.


Kantor BPJS Tetap Buka Selama Libur Lebaran

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memastikan bahwa layanan administrasi tatap muka di kantor-kantor BPJS tetap buka selama libur lebaran dan bisa diakses oleh para peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23 , dan 24 Maret 2026 mulai 08.00 - 13.00.

Direktur BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan oleh masyarakat dan dapat diakses di seluruh Indonesia, termasuk saat momentum libur Lebaran.

"Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin," imbuh Pujo.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto juga mengatakan bahwa terdapat beragam kemudahan dalam mengakses administrasi kepesertaan selama periode libur Lebaran.

Dia mengatakan bahwa peserta JKN juga dapat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mengakses berbagai layanan administrasi kepesertaan secara mandiri, mulai dari perubahan data peserta, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga beragam layanan administrasi lainnya.

Salah satu hal yang penting menurut Akmal adalah peserta JKN dapat mengecek status kepesertaannya sebelum melakukan perjalanan mudik, agar tetap bisa mendapatkan layanan BPJS Kesehatan selama perjalanan maupun di daerah tujuan mudik.

"Kami mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik," tegas Akmal.

Sumber: cnbcindonesia.com

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال