![]() |
| RAMAI: Bupati Kapuas bersama rombongan bersiap melakukan peninjauan - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan peninjauan lapangan ke Kecamatan Selat dan Kapuas Hilir dengan menggunakan sepeda motor trail, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memantau langsung perkembangan infrastruktur jalan sekaligus program ketahanan pangan yang sedang berjalan.
Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai menjelaskan bahwa rombongan terlebih dahulu mengunjungi Kelurahan Selat Hulu dan Selat Utara guna mengecek kondisi ruas jalan yang telah dibuka pada 2025.
"Kunjungan pak bupati bersama kami ke Kelurahan Selat Hulu dan Selat Utara untuk melakukan pengecekan ruas badan jalan yang sudah dibuka pada tahun 2025," kata Sekda Kapuas Usis I Sangkai, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, peninjauan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Bapak bupati ingin memastikan langsung sejauh mana kemajuan dan kesiapan akses jalan di sejumlah wilayah itu dapat menunjang mobilitas masyarakat setempat," ucapnya.
Setelah meninjau akses jalan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, untuk melihat kebun jagung yang dikelola Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kuala Kapuas bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Program tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan bagi warga binaan.
Kunjungan kerja itu masih akan berlanjut ke beberapa lokasi lainnya hingga sore hari.
"Selanjutnya kami bersama bapak Bupati Wiyatno akan melakukan kunjungan ke beberapa tempat sampai dengan sore ini," tandas Usis.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Wiyatno turut didampingi kepala perangkat daerah terkait, Kepala Rutan Kelas II B Kuala Kapuas, serta Lurah Selat Hulu sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Penulis: Fajar
