![]() |
IMBANG: Pertandingan Barito Putera melawan Kendal Tornado FC di Stadion 17 Mei berakhir imbang dengan skor 0-0 - Foto Instagram Barito Putera |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Barito Putera gagal memaksimalkan status sebagai tuan rumah setelah ditahan imbang Kendal Tornado FC tanpa gol pada pekan ke-20 Championship 2025/2026 di Stadion 17 Mei, Minggu (22/2/2026).
Tim yang berjuluk Laskar Antasari ini untuk sementara terlempar dari persaingan tiket promosi ke Super League usai mencatat 6 laga tanpa satu kemenangan pun di klasemen Championship grup 2 (timur), dan tertahan di peringkat 3 dengan poin 38.
Poin Barito Putera kini justru nyaris disamai peringkat 4, Kendal Tornado FC yang mengoleksi 37 poin. Kendal Tornado FC sendiri berstatus tim promosi di Championship.
Padahal beberapa waktu lalu Barito Putera sempat memuncaki klasemen dan menjadi salah satu tim dengan peluang promosi terbesar.
Kini Barito tertinggal 4 poin dari PSS Sleman di puncak (42) dan 2 poin dari Persipura (40) yang ada di peringkat 2.
Perlu diketahui hanya ada 2 tim dari setiap grup Championship yang lolos ke fase berikutnya.
Pemuncak klasemen otomatis promosi ke Super League sekaligus lolos ke final Championship.
Peringkat kedua lolos ke play-off untuk memperebutkan satu tiket promosi dengan melawan runner-up grup lainnya.
Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra sebenarnya berharap meraih kemenangan saat lawan Kendal Tornado FC.
"Kami punya persiapan bagus. Setelah balik dari Jayapura, kami langsung latihan," kata Stefano Cugurra sebelum laga.
"Semua elemen di tim sudah tahu kondisi tim, kami sudah beberapa pertandingan tidak menang, beberapa main di luar."
"Besok main di rumah, sangat inti, suporter bisa datang ke stadion ini memberikan dukungan agar kami bisa bermain lebih bagus."
"Terus yang paling penting adalah hasil, kami bisa menang, mudah-mudahan bisa menang," tambahnya.
Sayangnya kenyataan berkata lain, sehingga Barito Putera gagal menang atas Kendal Tornado FC.
Kendal Tornado FC sendiri terus mencatat kejutan dengan mengintip peluang promosi di persaingan 4 besar.
Tim berjuluk Laskar Badai Pantura bahkan sudah 5 pertandingan tak terkalahkan, seluruhnya dicatat dengan cleansheet.
"Dari kamu tentunya sudah sesuai dengan prediksi jalannya pertandingan tak mudah," kata pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes.
"Saya juga bersyukur juga karena kita bisa minimal membawa 1 poin dari lawatan ke Banjarmasin."
"Terima kasih banyak buat para pemain karena sudah berjuang," tambahnya.
Jalannya Pertandingan
Pada babak pertama, tuan rumah Barito Putera bermain agresif dengan menekan pertahanan Kendal Tornado FC.
Keduanya memiliki beberapa peluang tapi belum berhasil mencetak gol. Lini belakang Laskar Badai Pantura solid menjaga pertahanan saat tuan rumah melakukan serangan.
Bahkan, sampai babak pertama berakhir baik Kendal Tornado maupun Barito Putera belum berhasil memecah kebuntuan sehingga skor masih imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Laga diwarnai hujan kartu merah baik untuk tuan rumah atau tamu.
Pada menit ke-48, pemain Barito Putera, Yuswanto diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Muhammad Ragil.
Begitupun pemain Kendal Tornado, Patrick Cruz yang juga menerima kartu merah pada menit ke-56. Ia dianggap melakukan pelanggaran di area pertahanan Barito Putera.
Meski kedua tim harus bermain dengan sepuluh pemain, pertandingan tetap berlangsung sengit. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tak satu pun gol tercipta.
Sehingga, pertandingan antara Kendal Tornado dan Barito Putera berakhir dengan skor imbang 0-0.
Sumber: bolasport.com/idntimes.com

