![]() |
| KOORDINASI: Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, memimpin RDP bersama BPBD Kalsel - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel untuk membahas penanggulangan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.
RDP tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim. Dari pihak BPBD Kalsel, rapat dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Ronny Eka Saputra beserta jajaran. Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkini terkait kondisi kebencanaan serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan di lapangan.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa status kebencanaan banjir di Kalimantan Selatan masih berada pada level siaga. Meski demikian, Kabupaten Balangan dilaporkan mulai memasuki masa transisi dari status tanggap darurat menuju siaga seiring dengan berangsur membaiknya kondisi banjir.
Habib Hamid Bahasyim menegaskan bahwa meskipun terjadi penurunan status di beberapa daerah, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat potensi cuaca ekstrem masih cukup tinggi.
“Kita melihat ada penurunan status di beberapa daerah, namun kewaspadaan harus tetap ditingkatkan. Kami meminta seluruh pihak terkait untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif di wilayah rawan banjir. BPBD Kalsel juga memastikan kesiapan personel, peralatan, serta logistik penanggulangan bencana.
“Alhamdulillah Wakil Presiden RI dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar dan Kabupaten Balangan pada Kamis (8/1/2026) lalu untuk meninjau langsung penanganan banjir di daerah,” kata Ronny.
Ia berharap melalui RDP tersebut, koordinasi antara BPBD Kalsel dan Komisi I DPRD Kalsel dapat semakin diperkuat sehingga penanganan banjir ke depan dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
“Kami berharap penanganan banjir dapat berjalan lebih terkoordinasi dan efektif demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Fathur
