Habib Umar Imbau Warga Kalsel Tetap Tenang dan Waspada Hadapi Isu “Super Flu” H3N2

SOSOK: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada dalam menyikapi beredarnya informasi mengenai ancaman “Super Flu” atau Virus Influenza A H3N2.

Habib Umar menegaskan bahwa kepanikan justru dapat memperburuk situasi. Ia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar luas, khususnya di media sosial, tanpa dasar informasi yang jelas dan valid.

“Warga jangan panik, namun tetap harus waspada atas ketidaknyamanan banjir yang melanda,” ujar Habib Umar, belum lama tadi.

Menurutnya, langkah terbaik yang dapat dilakukan masyarakat adalah menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, bukan menyebarkan ketakutan yang belum tentu benar. Ia menjelaskan bahwa virus yang dimaksud merupakan Influenza A H3N2 subclade K, yang merupakan varian influenza musiman dan telah lama dikenal dalam dunia medis.

“Pemerintah sudah menegaskan bahwa ini bukan virus baru yang berbahaya seperti Covid-19. Istilah ‘super flu’ lebih merupakan sebutan media,” ungkapnya.

Berdasarkan data pemerintah hingga akhir Desember 2025, jumlah kasus influenza H3N2 di Indonesia tercatat puluhan kasus, dengan Kalimantan Selatan termasuk provinsi yang memiliki angka relatif lebih tinggi. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa virus tersebut lebih mematikan dibandingkan flu musiman pada umumnya.

Habib Umar menjelaskan, gejala influenza H3N2 pada umumnya meliputi demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, serta kelelahan. Namun demikian, kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis tetap perlu meningkatkan kewaspadaan karena berisiko mengalami komplikasi.

Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang terus memastikan layanan kesehatan berjalan optimal dan terkendali. Masyarakat pun diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat sakit, serta mempertimbangkan vaksinasi influenza, khususnya bagi kelompok rentan.

“Oleh karenanya, masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi dan benar adanya,” pungkasnya.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال