Relawan BPK Tewas Tenggelam Saat Padamkan Api, Satpolairud Polresta Banjarmasin Berikan Santunan Kepada Keluarga

 

Satpolairud Polresta Banjarmasin berikan santunan kepada keluarga anggota KTC yang tenggelam saat melakukan pemadaman kebakaran di Zafri Zam-Zam, Banjarmasin. Foto-Istimewa.


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Duka menyelimuti keluarga Firman Ariyadi (27), relawan Badan Pemadam Kebakaran (BPK) KTC yang meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Zafri Zam Zam, Banjarmasin Barat.

Sebagai bentuk kepedulian, jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin mendatangi rumah duka pada Selasa (8/9/2026) pagi.

Kunjungan tersebut mendapat arahan langsung dari Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqqin melalui Kasat Polairud, Kompol Dading Kalbu Adie menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dikediaman almarhum.

"Kedatangan kita ini merupakan bentuk empati dan kepedulian atas musibah yang menimpa Firman, sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan," ucap Kasat Polairud.

Dalam kesempatan itu, Kompol Dading menyampaikan agar keluarga almarhum diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Selain menyampaikan belasungkawa, jajaran Satpolairud Polresta Banjarmasin juga menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga almarhum sebagai bentuk tali kasih dan kepedulian kepolisian terhadap para relawan kemanusiaan.

Sebelumnya, Firman Ariyadi menjadi korban tenggelam saat hendak melakukan pemadaman dilokasi kebakaran di Jalan Bandarmasih, Kompleks DPR RT 31, Banjarmasin Barat, Senin (7/9/2026).

Menurut keterangan salah satu anggota pemadam bernama Upik, saat kejadian Firman bersama rekan-rekannya mendatangi lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

Namun, kondisi di sekitar lokasi yang sudah dipenuhi kendaraan membuat mereka tidak bisa mendekat menggunakan kendaraan pemadam. Firman bersama rekannya kemudian berhenti di kawasan Jalan Zafri Zam Zam, Banjarmasin Barat.

Melihat api masih berkobar, Firman pun terjun ke sungai sambil membawa selang pemadam dan berenang ke seberang untuk melakukan penyemprotan.

Namun, saat hendak mencapai lokasi, korban tiba-tiba tenggelam dan tidak kembali muncul ke permukaan.

Rekan-rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pencarian. Namun, pencarian awal belum membuahkan hasil.

Laporan kejadian kemudian diterima anggota Satpolairud Polresta Banjarmasin. Petugas langsung melakukan penyisiran di sekitar sungai untuk mencari keberadaan korban.

Tak lama kemudian, tim relawan penyelam Water Rescue Banjarmasin berhasil menemukan korban sekitar pukul 07.25 WITA.

Saat ditemukan, Firman dalam posisi terlentang dan masih mengenakan pakaian pemadam serta celana pendek.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.


Penulis: Aam

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال