Bupati Gunung Mas Minta OPD Pertajam Skala Prioritas Usai Perubahan APBD 2026 Disepakati

 

SAMBUTAN: Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong saat memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Gunung Mas, senin (7/9/2026) di Kuala Kurun - Foto Dok Istimewa 


BORNEOTREND.COM, KALTENG- Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran pemerintah kabupaten agar memanfaatkan anggaran yang terbatas secara efektif dan efisien, setelah perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 disepakati bersama DPRD Gunung Mas.

Pesan tersebut disampaikan Jaya dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Gunung Mas, senin (7/9/2026) di Kuala Kurun.

“Secara khusus saya mengingatkan sekaligus mengharapkan perhatian yang sungguh-sungguh dari Kepala OPD untuk melakukan upaya penajaman terhadap skala prioritas,” ujar Jaya.


Menurutnya, penajaman skala prioritas penting dilakukan agar keterbatasan anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal. Setiap program dan kegiatan diharapkan mampu memberikan hasil yang nyata dan manfaat bagi kemajuan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Gunung Mas.

“Kepala OPD hendaknya merencanakan program dan kegiatan sesuai skala prioritas, tujuan, dan sasaran, serta selaras dengan visi dan misi kepala daerah,” tegasnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada DPRD Gunung Mas atas saran dan masukan yang diberikan selama proses pembahasan perubahan APBD 2026 hingga akhirnya dapat disepakati bersama.

Sebelumnya, Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gunung Mas Nomi Aprilia, menyampaikan bahwa Banggar DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati perubahan APBD 2026.

Dalam kesepakatan tersebut, postur perubahan APBD 2026 terdiri atas pendapatan daerah sekitar Rp1,109 triliun, belanja daerah sekitar Rp1,137 triliun, serta pembiayaan daerah sebesar Rp27,4 miliar.

Selain menyepakati perubahan APBD, Banggar DPRD Gunung Mas juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas untuk menjadi perhatian dalam pelaksanaan anggaran.

Di sektor pendapatan daerah dan tata kelola fiskal, pemerintah daerah didorong mempercepat pemenuhan kewajiban Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang berkaitan dengan perizinan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan besar swasta. Pemerintah juga diminta terus melakukan inovasi dan intensifikasi pemungutan pajak serta retribusi daerah secara transparan.

Untuk bidang infrastruktur dan pekerjaan umum, Banggar merekomendasikan agar pemeliharaan jalan dan jembatan secara swakelola dimaksimalkan selama musim kemarau. Pengawasan terhadap muatan angkutan perusahaan perkebunan dan kehutanan juga perlu diperketat guna menjaga kondisi infrastruktur daerah.

Banggar turut mendorong penertiban portal yang berpotensi menjadi lokasi pungutan liar serta memastikan pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) benar-benar tepat sasaran.

Sementara di bidang pendidikan dan kebudayaan, DPRD meminta pemerintah daerah memastikan kelancaran belanja revitalisasi satuan pendidikan, pendanaan pembinaan keolahragaan daerah, serta penyesuaian gaji bagi tenaga penunjang.

Menghadapi potensi darurat kabut asap akibat kemarau panjang, instansi terkait juga diminta mengambil kebijakan adaptif dengan mengutamakan keselamatan peserta didik. Langkah yang dapat ditempuh antara lain penyesuaian jam masuk sekolah maupun penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) apabila kondisi mengharuskan.

Di sektor kesehatan, Banggar meminta Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kuala Kurun beserta pagu anggaran penunjangnya dialokasikan secara tepat sasaran.

Prioritas tersebut meliputi pemenuhan ketersediaan obat generik, kelancaran operasional ambulans rujukan, serta perbaikan sarana dan prasarana medis.

Melalui berbagai rekomendasi tersebut, DPRD berharap pelaksanaan perubahan APBD 2026 tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga mampu menghasilkan program yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Gunung Mas. 

Penulis: Congki Peradi

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال