![]() |
PELATIHAN: Kader PKK Desa Tambang Ulang antusias mengikuti Pelatihan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Pembuatan Jamu Tradisional di Aula Kantor Desa Tambang Ulang – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK dalam memanfaatkan tanaman herbal sebagai alternatif menjaga kesehatan keluarga, Tim Penggerak PKK Desa Tambang Ulang menggelar Pelatihan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Pembuatan Jamu Tradisional di Aula Kantor Desa Tambang Ulang, Kecamatan Tambang Ulang, Selasa (14/7/2026).
Pelatihan dibuka oleh Ketua TP PKK Desa Tambang Ulang, Suprihatiningsih. Ia mengatakan pemanfaatan tanaman obat keluarga menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap ibu-ibu PKK semakin memahami manfaat tanaman obat keluarga dan mampu mengolahnya menjadi jamu tradisional yang baik untuk kesehatan keluarga,” ujarnya.
Materi disampaikan oleh narasumber Mariatul Kiftiah yang menjelaskan berbagai jenis tanaman obat, manfaatnya, hingga teknik pengolahan jamu tradisional yang aman dan higienis. Peserta juga mengikuti praktik langsung membuat jamu dari bahan herbal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Pendamping Desa, Poppy Widayanti, turut hadir memberikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal dan peningkatan kapasitas kader PKK.
Salah seorang peserta, Tuti Ariani, mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain menambah wawasan tentang berbagai jenis tanaman obat keluarga, kami juga belajar cara mengolahnya menjadi jamu tradisional yang baik dan aman untuk dikonsumsi. Ilmu yang didapat tentu bisa diterapkan di rumah untuk menjaga kesehatan keluarga,” katanya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Desa Tambang Ulang berharap pemanfaatan tanaman obat keluarga semakin berkembang di masyarakat sebagai alternatif menjaga kesehatan yang mudah, murah, dan berkelanjutan.
Penulis: Shinta

