![]() |
Pembagian klub Liga 2 musim 2026-2027 grup Timur dan Barat – Foto Radar Jember |
BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Format pembagian klub Liga 2 musim 2026-2027 tidak jauh berubah dari musim sebelumnya. Berdasar hasil pengundian telah dilakukan pada akhir pekan kemarin di Jakarta terdapat dua grup Timur dan Barat.
Jumlah pembagian tim cukup seimbang, yakni masing-masing wilayah terdapat sepuluh klub. Bedanya, tiga tim yang tergusur dari Liga 1 langsung terbagi dalam dua wilayah.
Dua tim gusuran dari Liga 1 musim lalu Persis Solo dan PSBS Biak akan satu grup bersama Barito Putera, Persipura Jayapura, Kendal Tornado FC, Persela Lamongan Deltras Sidoarjo serta Persiba Balikpapan di wilayah Timur.
Sedangkan dua tim hasil promosi dari Liga Nusantara atau Liga 3 Nusantara adalah Dejan FC dan RANS Nusantara juga akan meramaikan persaingan di grup Timur.
Sementara wilayah Barat tim-tim kuat yang masih bercokol meliputi PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persiraja Banda Aceh, dan Bekasi City. PSIS dan Persiku Kudus yang musim lalu di Wilayah timur, kini bertukar tempat ke wilayah Barat.
Di wilayah ini ditambah tim promosi dari Liga Nusantara, PSGC Ciamis ditambah satu tim degradasi dari Liga 1 musim lalu, Semen Padang. Dua tim lain yang bercokol di wilayah Barat adalah Sumsel United FC dan Persikad Depok.
Regulasi Pegadaian Championship 26/27
1. format Pegadaian Championship dipastikan tetap menggunakan sistem dua grup berisi masing-masing 10 klub.
2. format triple round robin, dilanjutkan babak play-off promosi, play-off degradasi, dan partai final.
3. Kompetisi akan berlangsung mulai September 2026 hingga Mei 2027 dengan total 273 pertandingan.
4. Ketentuan penggunaan pemain asing tetap dipertahankan dengan komposisi tiga pemain asing terdaftar, tiga pemain dalam daftar susunan pemain, dan tiga pemain dapat bermain secara bersamaan.
5. Regulasi pemain muda U21 juga terus diterapkan dengan kewajiban memberikan menit bermain sebagai bagian dari komitmen pembinaan pemain usia muda.
6. Seluruh ofisial klub Championship juga diwajibkan merupakan tenaga lokal sebagai bentuk penguatan kapasitas sumber daya manusia sepak bola Indonesia.
7. Mulai musim 2026/27, kompetisi akademi akan distandarisasi menjadi dua kelompok usia, yakni U20 dan U18.
Sumber: Ayosurabaya.com/Radar Jember

