Persis Solo Lepas 18 Pemain Pasca-Degradasi ke Liga 2: 10 Asing, 5 Pinjaman, dan 1 Pemain Akademi

Skuad Persis Solo ketika bermain di BRI Super League 2025/2026 – Foto Net


BORNEOTREND.COM, SOLO - Persis Solo ditinggal 18 orang pemain setelah degradasi ke Liga 2 Championship. Bahkan dalam sehari, tepatnya pada Sabtu (4/7/2026), manajemen Tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini mengumumkan perpisahan dengan 16 pemain sekaligus.

Yang paling mencolok dari daftar pemain yang dilepas adalah banyaknya legiun asing. Dari total 16 nama yang diumumkan, sebanyak 10 merupakan pemain asing yang bergabung pada putaran kedua kompetisi musim lalu.

Seluruh pemain asing tersebut dipastikan tidak mendapatkan perpanjangan kontrak. Keputusan ini membuat Persis praktis harus membangun kembali kekuatan tim dari awal, termasuk mencari pemain asing baru yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan serta filosofi permainan pelatih.

Selain melepas para pemain asing, Persis juga mengakhiri masa peminjaman lima pemain yang musim lalu memperkuat tim. Kelima pemain tersebut dipastikan kembali ke klub asal masing-masing karena tidak ada kesepakatan mengenai perpanjangan masa peminjaman ataupun transfer permanen.

Tak hanya itu, Persis juga mengakhiri kerja sama dengan pemain binaan akademi, Faqih Maulana. Keputusan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan manajemen terhadap komposisi tim menjelang bergulirnya kompetisi musim baru.

Meski banyak melepas pemain, Persis juga mulai bergerak di bursa transfer dengan memperkenalkan dua rekrutan anyar.

Pemain pertama adalah Ahmad Mujadid, penyerang muda yang sukses menjadi top skor Elite Pro Academy (EPA) U-20 musim lalu bersama Persija Jakarta U-20.

Kehadiran Ahmad Mujadid menunjukkan bahwa Persis mulai memberikan ruang lebih besar kepada pemain muda berbakat untuk berkembang di level profesional.

Selain Ahmad Mujadid, Persis juga mendatangkan bek senior Novan Sasongko dari Madura United. Pengalaman Novan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia diharapkan mampu memberikan keseimbangan bagi skuad yang sedang dibangun, sekaligus menjadi sosok pemimpin di lini pertahanan.

Sumber: Radar Semarang

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال