![]() |
| HADIR: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalteng Faridawaty Darland Atjeh saat hadir ditengah-tengah masyarakat - Foto Dok Nett |
BORNEOTREND.COM, KALTENG- Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimanntan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh menegaskan, bahwa keterlibatan aktif perempuan merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
Menurut Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Kalteng itu, perempuan memiliki potensi, kemampuan, dan kapasitas yang besar untuk berkontribusi di berbagai sektor pembangunan.
"Kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan harus terus diperluas. Karena perempuan memiliki kapasitas, kemampuan, dan semangat yang tidak kalah dengan laki-laki. Mereka harus memperoleh ruang yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik melalui dunia pendidikan, usaha, pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, maupun berbagai sektor lainnya,” tegasnya, senin (27/7/2026).
Dirinya juga menilai pembangunan tidak akan berjalan secara optimal apabila hanya mengandalkan satu kelompok masyarakat. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan akan memperkaya perspektif sekaligus menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Partisipasi perempuan akan memperkaya perspektif dalam setiap proses pembangunan sehingga kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih inklusif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas,” katanya.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kalteng yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas tersebut menjelaskan, semakin besar keterlibatan perempuan dalam berbagai sektor, semakin terbuka pula peluang lahirnya inovasi dan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah.
“Perempuan memiliki pengalaman, kepedulian, dan sudut pandang yang sangat berharga. Ketika mereka diberikan kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif, maka akan lahir banyak ide kreatif, inovasi, dan solusi yang mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Karena itu, kita harus terus menciptakan lingkungan yang memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang dan berkarya,” tuturnya.
Dirinya pun dalam kesempatan ini mengajak perempuan di Kalteng untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, pelatihan, serta pengembangan keterampilan agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
"Peningkatan kapasitas perempuan akan berdampak langsung terhadap penguatan SDM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah," tukasnya.
Sumber: Nett
