Kasus ISPA di Kalsel Meningkat Jadi 7 Ribu Kasus, Dinkes Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Saat Kabut Asap

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin – Foto Muchroni


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) seiring munculnya kabut asap di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan hingga Juli 2026 jumlah penderita ISPA di Kalsel telah mencapai sekitar 7 ribu kasus. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Sejak mulai kabut asap yang mulai muncul ini, kasus ISPA mulai meningkat,” ujar Diauddin saat diwawancarai usai menghadiri rapat masalah anggaran bersama DPRD Kalsel, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, data tersebut dihimpun dari kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Wilayah dengan jumlah kasus terbanyak masih didominasi daerah dengan jumlah penduduk besar, seperti Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.

Diauddin mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara terdampak kabut asap.

“Kalau tidak terlalu penting, dalam situasi asap seperti ini jangan melakukan aktivitas di luar. Tapi kalau terpaksa, gunakan masker, khususnya pagi hari ketika mengantar anak sekolah, anak-anak juga memakai masker,” imbaunya.

Dinkes Kalsel juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, untuk menghindari paparan asap secara langsung.

Penulis: Muchroni

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال