BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Kalimantan Dorong Kemandirian Penerima Manfaat melalui Program PEKA

PEMBEKALAN: Sebanyak 30 penerima manfaat mengikuti kegiatan pembekalan Program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat)  yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Kalimantan – Foto Dok. BPJS Ketenagakerjaan


BORNEOTREND.COM, KALTIM  – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Kalimantan terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan perlindungan sosial yang berkelanjutan melalui Program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat). Program ini dirancang untuk mendorong penerima manfaat agar mampu membangun kemandirian ekonomi melalui penguatan kapasitas, pelatihan, dan pendampingan usaha.

Sebanyak 30 penerima manfaat mengikuti kegiatan pembekalan yang diselenggarakan di Balikpapan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Hardianto, yang menegaskan bahwa manfaat jaminan sosial tidak hanya berhenti pada saat santunan diberikan, tetapi harus mampu menjadi awal bagi penerima manfaat untuk kembali produktif dan mandiri.

“Program PEKA merupakan wujud nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi berbagai pihak, kami berharap para penerima manfaat memiliki kesempatan untuk bangkit, mengembangkan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar Dedi Hardianto.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, Faizal Rachman, mengatakan bahwa Program PEKA merupakan bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi penerima manfaat melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

“Program PEKA tidak hanya memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri serta membuka akses kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Harapannya, para penerima manfaat mampu mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar Faizal Rachman.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DKUKMP) Kota Balikpapan memberikan materi bertajuk “Membangun Mindset Kewirausahaan yang Tangguh di Era Digital”. Materi ini membekali peserta mengenai pentingnya pola pikir kewirausahaan, kemampuan melihat peluang usaha, strategi pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan usaha.

Sementara itu, Bank BTN menyampaikan materi “Pensiun Tenang, Uang Terjaga, Hidup Bermakna”, yang berfokus pada pengelolaan keuangan, penyusunan arus kas, pengelolaan risiko keuangan, hingga strategi menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga melalui pengelolaan dana yang bijak. 

Selain pembekalan, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan asesmen minat usaha sebagai dasar penyusunan program upskilling dan pendampingan lanjutan yang akan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing peserta.

Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Kalimantan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan berbagai mitra strategis untuk membangun ekosistem pemberdayaan yang mampu mendorong penerima manfaat menjadi lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Program ini menjadi bukti bahwa perlindungan sosial tidak hanya memberikan rasa aman saat risiko terjadi, tetapi juga menghadirkan peluang bagi penerima manfaat untuk membangun masa depan yang lebih sejahtera melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber: Rilis BPJS Ketenagakerjaan

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال