Terungkap! Ini Alasan Pengusaha RI Lebih Suka Simpan Uang di Luar Negeri

Wakil Ketua Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Nixon L.P. Napitupulu – Foto detik.com


BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mengungkap sejumlah faktor yang membuat pengusaha Indonesia lebih memilih menempatkan dananya di luar negeri. Selain faktor keamanan dan kerahasiaan, pertimbangan manfaat pajak dinilai menjadi salah satu alasan utama yang memengaruhi keputusan tersebut.

Wakil Ketua Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Nixon L.P. Napitupulu mengatakan ia dulu pernah mengadakan studi dengan konsultan, terkait keberadaan dana para pengusaha relatif diparkir di luar negeri.

Ia menyebut faktor pertama adalah aspek keamanan terkait aturan penempatan devisa hasil ekspor (DHE). Nixon menyebut para pengusaha ingin merasa aman menempatkan dananya di Indonesia.

Kedua, aspek kerahasiaan. Nixon menyebut para pengusaha merasa aman jika kepemilikan dan transaksi dana dirahasiakan.

Selanjutnya, Nixon mengatakan hasil survei juga menunjukkan adanya pertimbangan manfaat pajak. Sebab, negara-negara sering bersaing menarik modal dengan menawarkan rezim pajak yang kompetitif.

"Jadi transaksi itu juga disertai adanya tax benefit kepada pemilik devisa tadi. Ini antar negara ini kan juga kadang-kadang saingannya tax ratio," pungkas Nixon dalam Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi XI DPR RI, Selasa (2/6/2026).

Nixon kemudian menyinggung agar ada yang bisa dilakukan untuk menjaga hal ini, di samping keberadaan bursa komoditas di Indonesia.

Sebab, banyak transaksi komoditas dan derivatif yang berkaitan dengan devisa. Instrumen tersebut pada praktiknya sudah sangat dekat dengan instrumen keuangan.

Namun regulatornya masih berada di bawah Kementerian Perdagangan melalui Bappebti.

"Cuma problemnya kan hari ini Bappebti itu dikelola Kementerian Perdagangan, bukan Keuangan atau otoritas keuangan. Sehingga instrumennya kan lebih di sana, padahal kita tahu itu juga instrumen keuangan gitu ya hari ini," papar Nixon.

Ia mengisyaratkan bahwa jika Indonesia ingin menarik lebih banyak dana ekspor dan transaksi keuangan kembali ke dalam negeri, maka ekosistem pasar keuangan dan pasar komoditas perlu lebih terintegrasi dengan regulator sektor keuangan.

Sumber: cnbcindonesia.com

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال