BORNEOTREND.COM, KALSEL - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Kartoyo menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan, memperkuat pemahaman ideologi Pancasila, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah perkembangan zaman dan tantangan kehidupan sosial yang terus berkembang.
Pesan itu disampaikannya saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) di Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, belum lama tadi.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan di Desa Gumbil. Kita ingin kembali menguatkan pemahaman masyarakat tentang Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Alhamdulillah masyarakat Desa Gumbil masih memegang kuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kartoyo.
Menurutnya, penguatan nilai kebangsaan perlu terus dilakukan agar semangat gotong royong, persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial tetap terjaga di tengah masyarakat.
Momentum tersebut, lanjutnya, juga relevan dengan semangat perjuangan para pendahulu bangsa, khususnya perjuangan Divisi ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang diperingati setiap 17 Mei sebagai bagian penting sejarah perjuangan rakyat Kalimantan Selatan dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Kartoyo menilai semangat perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan para pejuang harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat saat ini, terutama kepada generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah dan bangsa.
“Perjuangan para pendahulu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga persatuan dan semangat kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama. Nilai perjuangan itu harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus,” katanya.
Selain penyampaian materi wawasan kebangsaan, kegiatan juga diisi dialog bersama masyarakat mengenai kondisi sosial dan potensi desa sebagai bagian membangun partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Tadi kita juga berdiskusi bersama masyarakat terkait berbagai potensi yang dimiliki desa. Mayoritas masyarakat Desa Gumbil berprofesi sebagai petani dan memiliki semangat kebersamaan yang sangat baik. Ini menjadi modal sosial penting dalam membangun desa,” lanjutnya.
Sementara itu, narasumber kegiatan, AIPDA Fadlia Noor, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi penting untuk menjaga nilai persatuan dan kebhinekaan di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kembali pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan agar tetap terjaga di tengah perkembangan sosial yang terus berubah,” ungkapnya.
Kepala Desa Gumbil, Muhammad Rizali, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Sosrev yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.
Melalui kegiatan Sosrev tersebut, diharapkan nilai-nilai Ideologi Pancasila tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi memperkuat persatuan, kebersamaan, serta pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Sumber: DPRD Kalsel

