Sempat Dikira Laka Lantas, Pengendara Tewas Bersimbah Darah di Banjarmasin Selatan Ternyata Korban Pembunuhan

Kawasan halaman kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Foto-BORNEOTREND/AAM

 


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Pengendara bernama Hendra (27) tewas terkapar bersimbah darah di Jalan Rajawali Raya, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Selatan, pada Senin (01/06) kemarin akhirnya menemukan titik terang.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim Kanit Reskrim, AKP Joko Sulistiyo Sriyono menyebutkan Hendra yang tewas saat mengendarai sepeda motor di kawasan tersebut merupakan korban penganiayaan.

"Dia korban pembunuhan. Dan hasil pemeriksaan visum kemarin korban mendapat luka tusuk di bagian leher," ucap Kanit Reskrim dikonfirmasi, Selasa (02/06/2026).

Kanit mengatakan terduga tersangka yang melakukan penganiayaan tersebut sudah diamankan pihaknya dan kini sudah berada di Mapolsek Banjarmasin Selatan.

"Pelaku berinisial MA alias Amat (52), warga Telawang, Banjarmasin Barat," jelasnya.

Kini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan kepada pelaku terkait penyebab dirinya bisa melakukan pembunuhan tersebut.

"Saat ini kita masih dalam pemeriksaan lebih mendalam," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Hendra ditemukan warga setempat terkapar di bibir Jalan Rajawali dengan bersimbah.

Kemudian, warga pun memanggil relawan emergency untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk dapat perawatan medis.

Beberapa menit kemudian, relawan emergency datang dan mengevakuasi korban ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Setiba di Rumah Sakit, Hendara dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Lalu, jasad Hendra pun di bawa ke kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum luar serta didampingi pihak kepolisian dan keluarga.

Usai di visum luar, Hendara mendapat bekas luka tusuk di leher. Disitu lah pihak kepolisian telah mendapat kecurigaan.

Pihak kepolisian pun segera melakukan penyelidikan dan Olah TKP pertama di lokasi kejadian tersebut.


Penulis: Aam

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال