MTsN 2 Balangan Terapkan Ujian Digital Berbasis Anti-Kecurangan

UJIAN: Siswa MTsN 2 Balangan mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester menggunakan aplikasi ujian digital berkeamanan tinggi - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Balangan mulai menerapkan sistem ujian digital berkeamanan tinggi dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran sekaligus mencegah potensi kecurangan selama ujian berlangsung.

Penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pendidikan di lingkungan madrasah. Melalui aplikasi ujian online yang digunakan, seluruh proses pelaksanaan ujian dapat dipantau secara lebih efektif dan transparan.

Kepala MTsN 2 Balangan, Yusmadani, mengatakan sistem yang diterapkan dilengkapi berbagai fitur keamanan untuk memastikan hasil ujian benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didik.

"Melalui aplikasi ini, kami ingin memastikan bahwa hasil ujian benar-benar mencerminkan kemampuan siswa. Kejujuran adalah nilai utama yang harus dijaga dalam proses pendidikan," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, aplikasi tersebut memiliki sejumlah fitur pengamanan, seperti login personal bagi setiap peserta, pengawasan otomatis, hingga deteksi aktivitas mencurigakan selama ujian berlangsung.

Dengan teknologi tersebut, peluang terjadinya praktik kecurangan dapat diminimalkan sehingga pelaksanaan asesmen berjalan lebih objektif dan akuntabel.

Selain meningkatkan integritas ujian, sistem digital juga memudahkan pengawasan oleh guru dan panitia. Pengawas dapat memonitor aktivitas peserta secara real-time tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengawasan manual di ruang ujian.

Sementara itu, siswa mengerjakan soal secara langsung melalui perangkat digital yang telah disiapkan. Sistem ini dinilai lebih praktis sekaligus membantu peserta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan.

Yusmadani menambahkan, pemanfaatan teknologi dalam proses asesmen merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Ia berharap penerapan sistem ujian digital tidak hanya menghasilkan proses evaluasi yang lebih efektif, tetapi juga mampu menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab kepada peserta didik.

Pelaksanaan ASAS berbasis aplikasi online tersebut juga mendapat respons positif dari para siswa. Mereka menilai sistem digital lebih mudah digunakan dan sesuai dengan kebiasaan generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Melalui inovasi ini, MTsN 2 Balangan ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi utama pembelajaran.

Dengan menggabungkan pemanfaatan teknologi dan penguatan integritas, madrasah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Penulis: Sri Mulyani 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال