Dua Tahun Terakhir Selalu Naik, Dispar Kalsel Bidik Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan 5 Persen

WISATA UNGGULAN: Provinsi Kalimantan Selatan memiliki destinasi pariwisata unggulan seperti bamboo rafting di Loksado – Foto MC Kalsel


BORNEOTREND.COM, KALSEL -  Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Kalimantan Selatan meningkat dalam dua tahun terakhir.  Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kemudian memasang target pertumbuhan kunjungan wisatawan sebesar lima persen pada tahun 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady menyebutkan, pada periode 2024 hingga 2025 jumlah kunjungan wisatawan mengalami kenaikan sekitar lima hingga tujuh persen. Capaian tersebut menjadi dasar optimisme pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata pada tahun 2026 ini.

“Untuk tahun 2026, kami menargetkan pertumbuhan kunjungan wisatawan sekitar lima persen. Target ini disesuaikan dengan kondisi dan tantangan yang ada, termasuk efisiensi anggaran,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Dalam mencapai target tersebut, Dinas Pariwisata Kalsel terus memperkuat pengembangan sejumlah destinasi unggulan, seperti Loksado, Tahura Sultan Adam, Bukit Batu, dan Goa Batu Hapu. Selain wisata alam, wisata religi juga dinilai masih menjadi magnet utama kunjungan wisatawan ke Kalimantan Selatan.

Fenomena Haul Guru Sekumpul menjadi salah satu indikator tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Kalsel. Berdasarkan data Mobile Positioning Device (MPD), pelaksanaan haul terakhir dihadiri sekitar lima juta orang.

“Selain pengembangan destinasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga mengintegrasikan penguatan sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan optimalisasi Geopark Meratus yang telah berstatus UNESCO Global Geopark (UGGp),” tambahnya.

Menurutnya, pengembangan Geopark Meratus tidak hanya berorientasi pada sektor wisata, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat, budaya, hingga kuliner lokal.

“Kami tidak hanya mengembangkan destinasi wisata, tetapi juga memperkuat ekonomi kreatif dan pemasaran agar manfaat pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait agenda pariwisata daerah, sejumlah event unggulan seperti Loksado Bamboo Rafting dan Triathlon masih terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, event Pasar Terapung dipastikan tetap dilaksanakan sebagai upaya menjaga pelestarian budaya lokal sekaligus mendukung promosi wisata daerah.

Dengan strategi pengembangan destinasi, penguatan ekonomi kreatif, dan dukungan status internasional Geopark Meratus, Kalimantan Selatan optimistis target pertumbuhan kunjungan wisatawan tahun 2026 dapat tercapai. 

Sumber: MC Kalsel

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال