![]() |
DUEL: Striker PSS Sleman, Gustavo Tocantins (kiri), terlibat duel dengan bek PSIS Semarang, Otavio Dutra – Foto espos.id |
BORNEOTREND.COM, JAKARTA - PSS Sleman, Persipura Jayapura dan Barito Putera sama-sama bertanding di laga kandang di partai terakhir grup B, Minggu (3/5/2026) pukul 15.30 WIB.
PSS Sleman bakal menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Persipura Jayapura bakal menjamu Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe, Jayapura.
Dan Barito Putera bakal menjamu tim yang sudah dipastikan terdegradasi dari grup B, Persipal Palu.
Tentu, Persipura Jayapura dan Barito Putera berharap banyak PSIS Semarang bisa kandaskan peluang PSS Sleman.
Mengingat, hanya dengan kekalahan atas PSIS Semarang nasib PSS Sleman lolos otomatis ke Liga 1 potensi sirna.
Dengan catatan, Persipura Jayapura dan Barito Putera di laga pamungkas wajib menang.
Di sisi lain, jika kemenangan didapatkan PSS Sleman, maka Barito Putera yang dipastikan gugur dalam perburuan gelar dan tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Mengingat, Barito Putera tetap saja gugur sekalipun Persipura Jayapura kalah atas Persiku Kudus.
Hal itu tak terlepas dari Barito Putera yang kalah secara head to head kontra Persipura Jayapura.
Lantas, bagaimana peluang PSIS Semarang menang atas PSS Sleman?
Secara performa, kemenangan PSIS Semarang di markas sendiri kontra Kendal Tornado FC bisa jadi momentum Mahesa Jenar rusak mimpi PSS Sleman lolos otomatis ke Liga 1.
Namun, secara head to head musim ini, PSS Sleman terlalu tangguh bagi PSIS Semarang.
Berikut head to head tiga pertemuan PSS Sleman kontra PSIS Semarang di musim ini:
*PSIS Semarang (H): (head to head musim ini: 2 pertandingan dan 2 kali menang).
19 Oktober 2025: PSIS Semarang 0-5 PSS Sleman
10 Januari 2026: PSS Sleman 2-1 PSIS Semarang
PSIS Tampil dengan Kekuatan Terbaik
Sementara itu, Pelatih PSIS Semarang Kas Hartadi memastikan, Mahesa Jenar akan tampil dengan kekuatan terbaik saat menantang PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026).
Menghadapi pertandingan tersebut, mereka menggelar latihan dengan materi kekuatan dan finishing. Latihan PSIS, Rabu (29/4/2026), berlangsung di Lapangan POJ City Semarang.
"Untuk latihan hari ini, strength dan finishing saja. Programnya memang ke situ," ujar Kas Hartadi seusai latihan.
Ia memastikan, PSIS tetap tampil dengan kekuatan terbaik tanpa rotasi besar meski target bertahan di kompetisi sudah tercapai seusai laga melawan Kendal Tornado FC.
"Tetap kita main dengan kekuatan terbaik."
"Kita harus main normal dan meraih yang terbaik."
"Memang, dengan situasi saat ini, pemain lebih lepas, tapi kita tetap fight," tegasnya.
Dua Pemain Absen
Namun, PSIS dipastikan tidak tampil dengan komposisi ideal.
Dua pemain di sektor bek kiri, M Alwi dan Habil Akbar, harus absen akibat akumulasi kartu.
Kondisi ini memaksa tim pelatih mencari opsi pengganti dalam waktu singkat.
PSIS punya sejumlah opsi seperti Dani Sormin atau M Rio Saputro.
"Kita siapkan dulu, tinggal dua hari ini siapa yang paling cocok. Nanti kita lihat di latihan terakhir," jelas Kas.
Sementara itu, kondisi striker senior Alberto Goncalves juga masih belum sepenuhnya bugar.
Pantauan di latihan, Beto berlatih terpisah ditemani fisioterapis.
Penyerang yang pernah membela Persipura itu mengalami cedera otot paha dan saat ini baru berada di kisaran 80 persen kebugaran.
"Kondisi Beto masih 80 persen, mudah-mudahan bisa 100 persen," ungkapnya.
Di sisi lain, PSS Sleman diprediksi tampil ngotot karena masih membutuhkan kemenangan.
Kas Hartadi pun mengakui, kualitas lawan yang berada di papan atas, namun ia menegaskan PSIS tetap akan bermain dengan pendekatan normal.
"Sleman tim bagus, tim papan atas. Mereka butuh menang, kita juga ingin menang."
"Tapi tetap kita main normal dan berusaha maksimal," katanya.
Jika PSS mampu memenangkan laga atas PSIS, maka tim Super Elja dipastikan akan promosi langsung ke kompetisi Superleague musim depan.
Sumber: TribunWow.com/TribunBanyumas.com

