Bupati Tanah Bumbu Tekankan Sinergi Tata Kelola Keuangan Daerah

KOMPAK: Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melakukan foto bersama dengan Anggota BPK RI, Fathan Subchi, dan sejumlah kepala daerah dalam kegiatan Seminar Nasional bertajuk “Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan untuk Membangun Banua” - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel melalui sinergi lintas sektor.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam Seminar Nasional bertajuk “Sinergi BPK dan Pemangku Kepentingan untuk Membangun Banua” di Banjarmasin, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah daerah, lembaga pengawas, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Arah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang disampaikan Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman, mewakili Gubernur Muhidin.

Pemerintah provinsi menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi, membuka ruang masukan, serta meningkatkan sinergi dengan lembaga pengawas seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Anggota BPK RI, Fathan Subchi, menekankan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam perencanaan dan pengawasan agar kebijakan yang dihasilkan lebih akuntabel.

Sementara itu, Kepala BPK Provinsi Kalimantan Selatan, Andriyanto, menyebut sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan bertanggung jawab.

Seminar ini diharapkan menjadi pijakan dalam memperkuat kebijakan daerah yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Jack

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال