BORNEOTREND.COM, KALSEL- Masih dalam rangkaian momentum Hari Jadi Kota Banjarbaru yang ke-27, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menggelar aksi nyata melalui Korvei Gotong Royong Bersih Sampah, minggu (12/4/2026) yang dipusatkan di kawasan Pasar Galuh Cempaka, tepat di belakang Polsek Cempaka.
Kegiatan sendiri dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Hablaby untuk terlibat langsung dalam jalannya aksi di lapangan.
Aksi gotong royong ini tidak hanya dilakukan secara terpusat, melainkan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kecamatan se-Kota Banjarbaru.
Dalam kegiatan turut melibatkan partisipasi aktif dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemko Banjarbaru serta berbagai elemen masyarakat.
Kolaborasi antara birokrasi dan warga ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan Banjarbaru yang bersih dan nyaman sebagai Kota Idaman.
Dalam arahannya, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Hablaby menekankan bahwa kegiatan kurve ini bukan sekadar seremoni tahunan dalam rangka memperingati hari ulang tahun kota.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
“Hari ini kita melaksanakan kurve serentak di seluruh kecamatan. Ini bukan hanya dalam rangka peringatan hari jadi, tetapi langkah kita untuk me-edukasi dan men-sosialisasi masyarakat agar lebih sadar terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya
Pemko Banjarbaru berharap melalui keterlibatan langsung seluruh pihak, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dapat tumbuh menjadi gaya hidup yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Di sela-sela peninjauan di Pasar Galuh Cempaka,Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Hablaby juga menemukan fakta bahwa sebagian besar sampah yang berserakan berasal dari aktivitas perdagangan, bukan sekadar sampah rumah tangga warga.
Menyikapi hal tersebut, ia menyampaikan pesan kepada para pedagang untuk lebih bertanggung jawab terhadap area dagangannya.
“Para pedagang diimbau untuk selalu menyiapkan wadah atau kantong plastik sampah mandiri di setiap lapak, agar sampah hasil perdagangan tidak dibuang sembarangan dan kebersihan pasar tetap terjaga demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Penulis: Putra Silitonga

