![]() |
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis – Foto pssleman.id |
BORNEOTREND.COM, SLEMAN - Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis mengaku sudah mengantongi kelebihan tuan rumah Barito Putera saat kedua tim bertanding di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Sabtu (11/4/2026) malam.
Ansyari Lubis juga memberikan penekanan mengenai salah satu keunggulan tim lawan, yakni situasi bola mati. Hal tersebut dia nilai bisa menjadi ancaman serius jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Terutama mereka sangat kuat dalam situasi bola-bola mati, dan itu harus kita antisipasi,” tegasnya.
Selain faktor teknis, Coach Ansyari juga menyoroti keuntungan Barito Putera yang bermain di kandang dengan dukungan penuh suporter. Meski demikian, ia memastikan PSS tidak akan terpengaruh oleh atmosfer pertandingan.
“Yang pasti mereka bermain di kandang, artinya mereka akan didukung suporternya. Tetapi kita sebagai tim PSS tidak merasa terbebani mau main kandang atau tandang. Karena kita sudah terbiasa,” jelasnya.
Dengan persiapan matang dan fokus penuh sepanjang pertandingan, PSS Sleman berharap mampu tampil solid dan membawa pulang hasil maksimal dari laga tandang yang krusial tersebut.
Sementara itu, pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco, menegaskan telah mengantongi seluruh peta kekuatan dan kelemahan skuat asuhan Ansyari Lubis.
“Kami sudah benar-benar tahu kualitas dari lawan. Semua tim punya sisi bagus dan kurang. Sebagai pelatih, saya respek dengan lawan, tapi fokus utama adalah bagaimana kami bermain lebih bagus untuk menang,” ujar Teco dengan optimis, dikutip dari laman Ileague.
Di laga ini, Laskar Antasari, julukan Barito Putera tanpa sejumlah pemain utama yakni Aditya Daffa, Bagas Kaffa, dan Rizky Pora yang dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.
Sumber: pssleman.id/inibalikpapan.com/beritajogja.com

