Ramadan Race Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas RC Rally Kalselteng di Banjarmasin

RAMAI: Peserta Kejurda RC Rally Kalselteng 2026 - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Komunitas pecinta mobil remote control (RC) di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menggelar event bertajuk Ramadan Race di Plaza RC Track Banjarmasin, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Kejuaraan Daerah (Kejurda) RC Rally Kalselteng 2026 yang rencananya digelar setelah Idulfitri.

Selain menjadi ajang pemanasan bagi para driver, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menguji performa kendaraan sekaligus mempererat hubungan antar komunitas RC Rally di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Wakil Ketua South Borneo RC Rally, Pandu Satria, mengatakan konsep Ramadan Race sengaja dibuat berbeda dengan event balap RC pada umumnya. Selain menghadirkan kompetisi, kegiatan ini juga dikemas dengan nuansa kebersamaan di bulan suci Ramadan.

“Event ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Kejurda RC Rally Kalselteng 2026. Kami ingin menjadikan Ramadan Race sebagai pemanasan sekaligus ajang silaturahmi antar komunitas RC di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Dalam event tersebut panitia membuka dua kelas utama, yakni kelas RC Rally serta kelas Mini SCT dan Buggy yang menjadi favorit para pehobi RC.

Pada kelas RC Rally, para peserta harus mengendalikan mobil mini di lintasan yang dirancang menyerupai reli sungguhan dengan berbagai tikungan dan variasi medan. Sementara pada kelas Mini SCT dan Buggy, kecepatan serta ketepatan manuver menjadi faktor penentu kemenangan.

Jumlah peserta yang ambil bagian cukup menggembirakan. Sekitar 32 peserta mengikuti kelas RC Rally, sedangkan kelas Mini SCT dan Buggy diikuti sekitar 20 peserta.

“Kalau ditotal hampir 50 peserta yang ikut. Ini angka yang cukup besar untuk event ngabuburit sambil balapan. Apalagi nanti saat Kejurda kemungkinan pesertanya bisa lebih dari 50 orang,” kata Pandu.

Keunikan lain dari Ramadan Race adalah konsep “abis balap bukber”. Setelah seluruh sesi balapan selesai, peserta diwajibkan mengenakan busana muslim seperti baju koko dan kopiah sebelum mengikuti buka puasa bersama dan shalat berjamaah.

“Kami ingin konsep Ramadan Race ini berbeda. Setelah balapan selesai, peserta diwajibkan memakai baju koko dan kopiah. Setelah itu kita buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan shalat berjamaah,” jelas Pandu.

Sementara itu, Ketua South Borneo RC Rally Fadil Hananin berharap komunitas RC Rally di Kalimantan Selatan dapat terus berkembang hingga ke level nasional.

“Untuk Kejurnas tentu menjadi harapan kami ke depan. Saat ini kami masih fokus memperkuat event di tingkat daerah terlebih dahulu, seperti Kejurda RC Rally Kalselteng,” ujarnya.

Ia menilai peluang menggelar kejuaraan skala nasional cukup terbuka mengingat antusiasme pehobi RC di wilayah Kalimantan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Penulis: Realita Nugraha 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال