Delapan Kecamatan di Balangan Tuntas Registrasi Program Kencana di SiKencana Kemendagri

RAMAI: Pelaksanaan rapat koordinasi dan registrasi Kecamatan Tangguh Bencana Kabupaten Balangan - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) di Kabupaten Balangan menunjukkan progres signifikan. Seluruh kecamatan di daerah tersebut kini telah menyelesaikan proses registrasi pada aplikasi SiKencana milik Kementerian Dalam Negeri.

Hal itu terungkap dalam kegiatan rapat koordinasi dan registrasi Kecamatan Tangguh Bencana Kabupaten Balangan yang dilaksanakan oleh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan di Ruang Rapat BPBD Balangan, Kamis (5/3/2026).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi menyampaikan bahwa hingga saat ini delapan kecamatan di Kabupaten Balangan telah terdaftar dan memperoleh nomor registrasi dalam sistem SiKencana.

Menurutnya, program Kencana merupakan upaya untuk membentuk sistem penanggulangan bencana yang terpadu di tingkat kecamatan.

"Ini mencakup penguatan kesiapsiagaan, pengurangan risiko, dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana secara terencana," ujarnya.

Ia menjelaskan, registrasi dalam program Kencana menjadi langkah penting untuk mempermudah proses validasi data melalui aplikasi SiKencana yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, proses tersebut juga akan mempermudah pemerintah daerah dalam menyusun rencana aksi konkret serta dokumen perencanaan penanggulangan bencana di tingkat kecamatan.

"Melalui Sinergi & Koordinasi tadi kami memperkuat sinergi antara BPBD, Direktorat Kesiapsiagaan BNPB, Kemendagri, dan aparatur kecamatan dalam penanggulangan bencana," tegasnya.

Ia berharap melalui program Kencana, risiko bencana dapat ditekan sehingga dampak kerusakan maupun korban jiwa dapat diminimalkan melalui langkah-langkah pencegahan yang terukur.

"Melalui inisiatif ini, Kabupaten Balangan bertujuan untuk meningkatkan kemandirian kecamatan dalam memanajemen bencana dari fase pra-bencana hingga pasca-bencana," pungkasnya.

Penulis: Sri Mulyani 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال