![]() |
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis – Foto sport.harianjogja.com |
BORNEOTREND.COM, YOGYAKARTA - Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menganggap dua tim kuda hitam yakni Kendal Tornado FC dan Barito Putera FC bukan lawan sembarangan.
Pasalnya, Kendal Tornado FC maupun Barito Putera saat ini tengah berjuang keras di papan atas dan membuat peta persaingan menuju tangga juara atau sekadar memperbaiki posisi menjadi kian panas.
Perolehan poin setiap tim di Grup Timur sendiri saat ini terbilang cukup kompetitif. Laskar Sembada menduduki peringkat pertama dengan 45 poin. Perolehan poin itu terpaut cukup aman dari Barito Putera FC yang duduk di posisi kedua dengan 41 poin.
Lalu, pada posisi ketiga ada Kendal Tornado FC dengan 40 poin. Disusul Persipura Jayapura di peringkat keempat yang juga mengoleksi 40 poin. Deltas FC di posisi kelima dengan 33 poin, dan Persela Lamongan di duduk di nomor enam dengan 30 poin.
Disinggung tim mana yang bakal menjadi ancaman paling serius dari sisa laga yang ada, Uwak cenderung bersikap realistis. Baginya, di enam laga ke depan tidak ada satu pun lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Terutama mereka yang sedang memiliki ambisi besar untuk merangkak naik ke posisi atas klasemen.
"Itu kansnya kan sama semua gitu lho," ucapnya, Selasa (17/3/2026).
Maka dari itu, pria asal Tebingtinggi, Sumatera Utara ini menekankan fokus utama timnya saat ini adalah membenahi internal di dalam skuadnya agar siap menghadapi enam laga ke depan.
"Jadi kami tidak ada menganggap remeh kualitas daripada tim-tim yang mau naik ke atas," ungkapnya.
Sumber: Radar Jogja

