Limbah Sawit dan Jelantah Tak Lagi Diekspor, Jadi Bahan Biodiesel dan Avtur

JELANTAH: Minyak jelantah ternya bisa diolah sebagai bahan baku pembuatan biodiesel dan avtur – Foto Net


BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Pemerintah berencana menghentikan ekspor limbah kelapa sawit dan minyak jelantah sebagai bahan baku strategis untuk pengembangan biodiesel dan avtur dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari kelapa sawit yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan dalam negeri.

"Limbahnya kelapa sawit, jelantah itu bahan untuk avtur. Sehingga, maaf bangsa-bangsa lain, saya tutup. Saya larang ekspor limbah kelapa sawit, ekspor jelantah. Harus untuk kepentingan rakyat Indonesia dulu," tegas Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memiliki banyak produk turunan, seperti minyak goreng, bahan pangan, sabun hingga energi biodiesel.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo menyebut kelapa sawit sebagai miracle crop karena kemampuannya dalam menghasilkan berbagai jenis produk turunan yang dibutuhkan oleh masyarakat global.

Ia mengungkap, banyak pemimpin dunia yang meminta Indonesia untuk memasok minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Menurutnya, ini menandakan bahwa komoditas tersebut memiliki nilai strategis.

Namun demikian, Kepala Negara menegaskan bahwa kepentingan rakyat Indonesia Indonesia harus menjadi prioritas utama.

Oleh karena itu, bahan baku strategis, termasuk jelantah sawit diarahkan untuk mendukung produksi biodiesel dan avtur dalam negeri.

Menurutnya, pengembangan energi berbasis sawit akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi.

Ia menargetkan Indonesia tidak hanya mandiri dalam biodiesel, tetapi juga menjadi salah satu produsen avtur terbesar di dunia.

"Yang lebih utama dari kelapa sawit, kita bisa bikin solar. Jadi kita nanti biodiesel. Biosolar itu akan membuat kita bebas dari ketergantungan luar. Yang mau pakai bensin terus, silakan. Ya orang kaya, bayar aja nggak apa-apa, (pakai) harga dunia. Tapi rakyat kita bisa hidup dengan solar," kata Prabowo.

Sumber: Antara

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال