![]() |
POTONG PITA: Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif memotong pita sebagai tanda dibukanya secara resmi Aksi Bejual Wadai (ABW) Ramadan 1447 H di halaman parkir Masjid Agung Al Falah – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif membuka secara resmi Aksi Bejual Wadai (ABW) Ramadan 1447 H di halaman parkir Masjid Agung Al Falah, Senin (23/2/2026).
Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan, Aksi Bajual Wadai merupakan tradisi unik dan bersejarah di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan dan secara khusus di Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui aksi bejual wadai ini, Bupati berharap tercipta perputaran ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat struktur ekonomi kerakyatan.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelaku usaha kuliner dan UMKM untuk menampilkan kreativitas produk-produk lokal,” ucap bupati.
Ia mengingatkan, semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi fondasi dalam menggerakkan sektor ekonomi berbasis potensi daerah.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Kegiatan yang digelar oleh Disbudporpar Tanah Bumbu tersebut menghadirkan puluhan UMKM dan diikuti 45 pelaku usaha kuliner dan UMKM di Tanah Bumbu yang akan berlangsung dari 24 Februari hingga 14 Maret 2026.
ABW menghadirkan aneka makanan dan minuman khas Ramadan yang menjadi identitas daerah.
Uniknya,setiap wadai yang tersaji mengandung cerita, nilai sejarah, serta warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain UMKM, Pemkab Tanah Bumbu juga menyiapkan paket sembako murah bagi masyarakat sebagai dukungan terhadap gerakan nasional pengendalian gerakan inflasi pangan.
Selain pasar kue, Pemkab Tanah Bumbu melalui Diskumdagri juga menghadirkan pasar murah di lokasi yang sama.
Kegiatan ini juga mendukung misi penguatan UMKM berbasis industri unggulan serta implementasi program pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Pembukaan Aksi Bejual Wadai diawali dengan penyerahan sertifikasi halal untuk UMKM, bantuan sosial kepada anak yatim piatu, serta penyerahan fasilitas pembayaran QRIS Bank Kalsel kepada para pedagang.
Pembukaan Aksi Bejual Wadai dirangkai juga dengan silaturahmi bupati dengan awak media di daerah ini
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian nilai sejarah dan budaya saat Ramadan.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk menuangkan kreativitas produk lokalnya.
Andi Rudi, yang kerap disapa Bang Arul, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan usaha dan memperkuat struktur ekonomi kerakyatan.
Mengakhiri sambutannya di hadapan pimpinan Forkopimda dan masyarakat, Bang Arul mengumumkan kabar gembira bagi para pelaku usaha.
Ia menyatakan dalam waktu dekat pemerintah kabupaten akan memberikan bantuan modal usaha yang bunganya ditanggung oleh pemerintah.
“Program ini untuk memerangi pinjaman online (Pinjol) yang bunganya mencekik,” tegas Bang Arul
Pembukaan Aksi Bejual Wadai dirangkai juga dengan silaturahmi bupati dengan awak media di daerah ini
Di depan awak media, Bupati secara khusus menyampaikan, peran strategis pers sebagai corong informasi dan mitra pemerintah dalam membangun daerah.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.
“Serta senantiasa melakukan konfirmasi kepada dinas atau pihak terkait apabila terdapat hal-hal yang terjadi di lapangan sebelum melakukan pemberitaan,” tambahnya.
Bupati juga berpesan insan pers selalu mengedepankan prinsip jurnalisme yang profesional, berimbang, dan akurat. Informasi yang benar dan kredibel akan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pembangunan daerah yang kita jalankan bersama.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan semangat kebersamaan, menjaga ketertiban, kebersihan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Ramadan. Mari kita jadikan Acara ABW ini sebagai ruang pelestarian budaya serta kita jadikan Acara ABW ini sebagai ruang pelestarian budaya serta sebagai sarana penguatan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Setelah membuka kegiatan secara resmi, Bupati bersama pimpinan Forkopimda setempat meninjau sejumlah lapak UMKM untuk memastikan kenyamanan pengunjung maupun pelaku usaha yang berjualan.
Pembukaan Aksi Bejual Wadai dirangkai juga buka puasa bersama jajaran Pemkab Tanah Bumbu dan awak media yang dilanjutkan shalat magrib berjamaah di Masjid Agung Al Falah.
Penulis: Jack

