MPPP dan MPPW Resmi Bertugas, ATR/BPN Dorong Profesionalisme PPAT

 

RESMI: ATR/BPN lantik 311 anggota MPPP dan MPPW PPAT -Foto dok Rilis ATR/BPN
 

BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Pengangkatan Sumpah Majelis Pembina dan Pengawas Pejabat Pembuat Akta Tanah Pusat (MPPP) serta Majelis Pembina dan Pengawas PPAT Wilayah (MPPW) di Aula Prona, Kementerian ATR/BPN, Senin (12/01/2026). Kegiatan ini dipimpin Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi.

Dalam sambutannya, Asnaedi menegaskan peran strategis Ikatan PPAT dalam peningkatan layanan pertanahan. 

“Untuk saat ini hampir 80 persen tanah sudah terdaftar maka peran dr IPPAT (Ikatan PPAT) sangat besar dalm memperbaiki layanan pertanahan kita. Tugas kita sebagai MPPP dan MPPW begitu krusial dalam meningkatkan kepuasan pengguna layanan kita,” ujarnya.


Menurut Asnaedi, PPAT merupakan mitra strategis Kementerian ATR/BPN, terutama dalam pembuatan akta otentik atas perbuatan hukum terkait tanah dan bangunan. Karena itu, dibutuhkan wadah pembinaan yang mampu menjangkau seluruh anggota PPAT di berbagai daerah. “Teman-teman IPPAT dengan jumlah yang besar ini tidak bisa pembinaannya hanya pada MPPP, makanya dibentuk MPPW,” katanya.

Ia juga mendorong optimalisasi potensi anggota PPAT yang jumlahnya terus meningkat. 

“Jumlah PPAT skitar 24.000 sekarang, itu suatu aset yang kalau kita maksimalkan menjadi aset yang bisa mempercepat layanan kita. Selamat menjalankan tugas dengan baik, sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat secara lebih profesional dan tepercaya,” ujar Asnaedi.

Sebanyak 311 orang dilantik pada kegiatan tersebut, terdiri atas 5 anggota MPPP dan 306 anggota MPPW. Dari jumlah itu, 36 peserta hadir langsung di Aula Prona, sementara 275 peserta lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Di hadapan Dirjen PHPT, para perwakilan MPPP dan MPPW menandatangani berita acara pengangkatan sumpah jabatan. Bertindak sebagai saksi, Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal, Wartomo, serta Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang, Suwito. Kegiatan ini turut dihadiri pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Sumber: Rilis ATR/BPN

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال