Terdampak Kabut Asap Karhutla, Pemkab Gunung Mas Siapkan Rumah Oksigen Gratis

 

HADIR: Bupati Gunung Mas bersama Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi dan unsur Forkopimda meninjau fasilitas rumah oksigen di UPT RSUD Kuala Kurun dan sejumlah puskesmas, Senin (31/8/2026) - Foto Dok Istimewa


BORNEOTREND.COM, KALTENG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), menyiapkan fasilitas rumah oksigen di sejumlah layanan kesehatan untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong mengatakan rumah oksigen disiapkan karena kualitas udara di sejumlah wilayah saat ini menurun akibat paparan asap Karhutla.

“Rumah oksigen tersebut disiapkan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya UPT RSUD Kuala Kurun, puskesmas, dan bekas Puskesmas Kurun yang kini siap dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya, selasa (1/9/2026) di Kuala Kurun.


Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan ringan hingga sedang akibat paparan kabut asap diimbau tidak ragu memanfaatkan fasilitas tersebut.

Rumah oksigen menyediakan layanan terapi oksigen bagi masyarakat yang mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk, dan iritasi tenggorokan. Layanan diberikan secara gratis dengan fasilitas berupa tabung oksigen, oxygen concentrator, tempat tidur pasien, serta ruang pelayanan yang nyaman.

Sebelumnya, Bupati Gunung Mas bersama Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi dan unsur Forkopimda meninjau fasilitas rumah oksigen di UPT RSUD Kuala Kurun dan sejumlah puskesmas, Senin (31/8/2026).

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan peninjauan tersebut merupakan bagian dari koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam membantu masyarakat terdampak kabut asap.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, BPBD, Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS), dan tenaga kesehatan diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan cepat dan terkoordinasi.

“Koordinasi seperti ini penting agar setiap unsur mengetahui kondisi fasilitas dan dapat saling mendukung sesuai tugasnya masing-masing demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gunung Mas,” katanya.

Pemkab Gunung Mas berharap keberadaan rumah oksigen dapat menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat selama kondisi udara terdampak kabut asap Karhutla, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan di daerah. 

Penulis: Congki Peradi

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال