![]() |
| Hj Ananda Resmi Dilantik sebagai Ketua PMI Kota Banjarmasin. Foto-Aam/Borenotrend.com. |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin resmi dilantik pada Selasa (1/9/2026) siang.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, di Aula Khatib Dayyan, Kota Banjarmasin.
Dalam prosesi pelantikan, Gusti Iskandar juga menyerahkan bendera PMI kepada Ketua PMI Kota Banjarmasin, Hj Ananda yang disaksikan langsung oleh Walikota Banjarmasin Muhammad Yamin.
Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol peralihan tanggung jawab, amanah organisasi, serta estafet kepemimpinan secara resmi kepada kepengurusan yang baru.
"Saya Ketua PMI Provinsi Kalsel menyerahkan bendera ini untuk dikibarkan setinggi-tingginya di wilayah Kota Banjarmasin," ujar Gusti Iskandar.
Usai menyerahkan bendera PMI, Gusti Iskandar menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan PMI Kota Banjarmasin telah dilakukan sesuai dengan mekanisme organisasi.
"Pelantikan hari ini adalah sesuai dengan AD/ART PMI," katanya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Banjarmasin Hj Ananda mengatakan, kepengurusan yang baru akan segera menjalankan sejumlah program prioritas.
Hal ini terdapat tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian PMI Kota Banjarmasin ke depan, mulai dari penguatan organisasi, penguatan relawan, serta penguatan Unit Donor Darah (UDD).
"Jadi yang pertama ada beberapa prioritas yang akan dilakukan. Satu penguatan organisasi, kedua penguatan relawan, ketiga penguatan UDD," ujarnya.
Salah satu perhatian utama PMI Kota Banjarmasin, lanjut Ananda, adalah memastikan ketersediaan suplai darah bagi masyarakat.
Ia menilai kebutuhan darah di Kota Banjarmasin masih menjadi persoalan yang harus terus mendapat perhatian, mengingat permintaan darah dapat terjadi setiap saat.
"Suplai darah ini akan jadi perhatian utama, karena kita tahu setiap saat sepertinya Banjarmasin masih kekurangan suplai darah. Makanya kita akan fokus menyuplai darah itu," tegasnya.
Selain persoalan ketersediaan darah, kepengurusan PMI Kota Banjarmasin yang baru juga akan melakukan penguatan terhadap aset organisasi. Namun demikian, pihaknya akan melakukan konsolidasi secara lebih mendalam untuk melakukan pembenahan di berbagai sektor.
"Tadi penguatan organisasi termasuk penguatan aset-aset di dalam. Kami akan konsolidasi lebih dalam dan kami hadirkan juga audit dari eksternal untuk mengaudit PMI secara keseluruhan," pungkasnya.
Penulis: Aam
