![]() |
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa – Foto cnnindonesia.com |
BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengundang beberapa wasit Liga Asia Champions League (ACL) Elite untuk bertugas di Liga Indonesia.
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa menyebut hal ini dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas kompetisi. Ogawa berharap wasit lokal menyerap ilmu dari wasit elite Asia ini.
"Kami perlu mengundang beberapa wasit yang pernah bertugas di ACL Elite. Kemudian kami bisa belajar dari mereka," kata Ogawa Refereeing Workshop di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Ogawa menyatakan, wasit asing juga akan tetap ditugaskan seperti musim lalu di Liga Indonesia. Salah satu sosok yang akan kembali bertugas adalah Yudai Yamamoto dari Jepang.
Musim lalu ada lima wasit dari berbagai negara yang bertugas di Super League. Selain Yamamoto, ada Muhammad Taqi Aljaafari, Nadjafaliev Asker, Muhammad Nazmi, dan Ko Hyung Jin.
"Memang wasit asing tidak akan bekerja [memimpin pertandingan] di setiap pekan pertandingan karena di sini ada wasit Indonesia yang bagus-bagus," ujar Ogawa menjelaskan.
Ogawa menegaskan pihaknya sudah mempersiapkan dengan matang pemimpin laga semua kasta liga. Pelatihan dan seleksi sudah dilakukan dan para wasit pilihan siap menjalankan tugas.
"Dari Juli hingga Agustus, kami sudah menunjuk wasit untuk empat kompetisi seperti Super League, Championship, EPA, Liga Nusantara, dan Liga Wanita. Kami menggelar kursus intensif," ucapnya.
Kompetisi Super League 2026-2027 dijadwalkan resmi bergulir pada Jumat (4/9/2026) dengan laga pembuka Bali United melawan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Sementara itu, kompetisi Championship 2026-2027 akan dimulai pada 11 September 2026 lewat pertarungan PSIS Semarang menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang.
Selain masalah pengadil lapangan, PSSI turut mensosialisasikan delapan poin perubahan Laws of the Game yang akan diberlakukan musim ini. Regulasi terbaru tersebut mencakup aturan pergantian pemain, penanganan cedera, batas waktu lemparan ke dalam dan tendangan gawang, penggunaan VAR, hingga penanganan pelanggaran keras.
Sumber: cnnindonesia.com/suaragarut.id
