![]() |
| Pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 masih terus bergulir hingga hari ke lima, Kamis (17/9/2026). Foto-Aam/Borneotrend.com |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 masih terus bergulir hingga hari ke lima, Kamis (17/9/2026).
Dari hasil pencarian hari ke lima korban di kawasan kejadian KM Virgo Transport saat ini belum ada perubahan yang signifikan dari 114 korban yang berhasil di evakuasi sebelumnya.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengungkapkan hari ke lima ini pihaknya melakukan salah satu upaya yang disiapkan pengangkatan badan kapal KM Virgo Transport 8.
Dalam perkembangannya, posisi kapal diketahui telah bergeser cukup jauh dari titik awal kejadian.
“Seperti yang disampaikan kemarin, bahwa posisi kapal sudah bergerak sekitar 493 meter dari posisi awal dan kedalamannya bertambah,” ujar Bramantyo dalam pers rilis.
Ia mengatakan, perubahan posisi tersebut turut memengaruhi kondisi pemantauan terhadap badan kapal di bawah permukaan laut.
Sebelumnya, sejumlah bagian kapal masih dapat terlihat dengan cukup jelas pada kedalaman sekitar 21 meter. Namun, kondisi tersebut kini mengalami perubahan seiring bergesernya posisi kapal dan bertambahnya kedalaman.
“Awalnya kita lihat, pada hari kemarin tidak terlihat. Kedalaman yang awal itu sekitar 21 meter. Sekarang mulai terlihat kedalaman 29 meter,” jelasnya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam upaya lanjutan untuk melakukan pengangkatan badan kapal KM Virgo Transport 8.
"Tim di lapangan masih melakukan pemantauan dan pendalaman kondisi kapal sebelum menentukan langkah berikutnya," bebernya.
Upaya tersebut dilakukan setelah operasi SAR sebelumnya berhasil mengevakuasi 114 korban, sementara proses pencarian dan penanganan terhadap korban yang masih belum ditemukan terus dilakukan.
Sementara itu, pengecekan terhadap posisi terakhir KM Virgo Transport 8 juga telah dilakukan menggunakan helikopter.
Ia menjelaskan juga pengecekan tersebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk tim terkait, pemilik kapal (owner), tenaga ahli (expert), serta manajer lokasi.
"Dari hasil pemantauan, badan KM Virgo Transport 8 yang berada di bawah permukaan laut masih dapat terlihat dengan cukup jelas dari udara," cetusnya.
Menurutnya, dari hasil pemantauan tersebut, bagian kapal masih terlihat jelas di bawah permukaan air.
“Pada saatnya kita bisa melihat, masih bisa terlihat dengan jelas perut kapal yang memang penglihatannya bisa terlihat. Di bawah itu terlihat dengan jelas,” lanjutnya.
Selain kondisi kapal, Bramantyo menuturkan hasil pengecekan juga menunjukkan tidak adanya kebocoran yang menyebabkan pencemaran di sekitar lokasi.
“Kemudian juga kita bersyukur tidak ada bocoran, sehingga di sekitar kapal itu tidak ada polusi,” katanya.
Setelah pengecekan tersebut, tim kemudian kembali untuk mempersiapkan langkah berikutnya dalam penanganan KM Virgo Transport 8.
“Malam ini sudah didiskusikan, dan kemudian malam ini juga akan digeser perlengkapan-perlengkapan dari pihak owner untuk melaksanakan operasi salvage,” pungkasnya.
Penulis: Aam
