![]() |
PARADE KOSTUM: Warga antusias menyaksikan parade kostum dan kreativitas peserta Tala Ethnic Carnival 2026 – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Ribuan masyarakat memadati sepanjang Jalan H. Boejasin hingga kawasan depan Mall Pelayanan Publik (MPP) Pelaihari untuk menyaksikan parade kostum dan kreativitas peserta Tala Ethnic Carnival 2026, Sabtu (15/8/2026) malam.
Sejak sebelum acara dimulai, warga dari berbagai kalangan telah memenuhi sisi jalan yang menjadi rute karnaval. Antusiasme semakin terlihat ketika para peserta mulai melintas dengan beragam kostum dan konsep penampilan yang menarik perhatian.
Tala Ethnic Carnival 2026 melibatkan peserta dari kategori sekolah, masyarakat umum, hingga perangkat daerah (SKPD). Setiap kelompok menghadirkan konsep berbeda dengan menggabungkan unsur budaya, kreativitas, serta sentuhan modern.
Beragam tema ditampilkan dalam parade tersebut, mulai dari busana tradisional, kearifan lokal, budaya Nusantara hingga kreasi kontemporer. Perpaduan berbagai konsep itu menjadikan karnaval tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan kekayaan budaya.
Sepanjang rute, peserta mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Tepuk tangan, sorakan, hingga warga yang mengabadikan penampilan menggunakan telepon seluler turut menambah semarak suasana.
Sejumlah warga bahkan terlihat mendekati peserta untuk berfoto bersama. Kostum unik dan beragam karakter yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang datang menikmati acara.
Kehadiran berbagai kreasi tersebut menunjukkan bahwa budaya dan kearifan lokal dapat dikemas secara kreatif serta mengikuti perkembangan zaman tanpa menghilangkan identitasnya.
Antusiasme masyarakat juga tidak surut hingga peserta mencapai garis finis di depan MPP Pelaihari. Warga terus memberikan dukungan dan mengabadikan momen hingga rombongan terakhir menyelesaikan rute.
Tala Ethnic Carnival 2026 pun menjadi ruang pertemuan antara budaya, kreativitas, dan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menghadirkan hiburan bagi warga serta menghidupkan suasana malam di Kota Pelaihari.
Keterlibatan sekolah, masyarakat umum dan perangkat daerah menunjukkan bahwa karnaval ini menjadi momentum bersama untuk memperkenalkan dan merayakan keberagaman budaya lokal dalam kemasan yang kreatif, atraktif dan modern.
Penulis: Shinta
