![]() |
| FOTO BERSAMA: Sosialisasi Program Pemberdayaan Kelompok Pande Emas yang digelar PT Pegadaian (Persero) Kanwil IV Balikpapan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan -Foto dok Pegadaian |
BORNEOTREND.COM, KALIMANTAN SELATAN - PT Pegadaian (Persero) memperluas implementasi Program Pemberdayaan Kelompok Pande Emas di wilayah kerja Kantor Wilayah (Kanwil) IV Balikpapan, tepatnya di Kota Banjarmasin. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam memberdayakan pengrajin emas lokal sekaligus mendukung penguatan ekosistem Bullion Services di Indonesia.
Program Pemberdayaan Pande Emas dikembangkan dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV), yaitu pendekatan yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan pengembangan bisnis perusahaan. Melalui program ini, Pegadaian memberikan dukungan berupa peningkatan kapasitas pengrajin, penyediaan sarana produksi, pendampingan usaha, serta edukasi mengenai produk dan layanan Pegadaian.
Kegiatan Kick-off dan Sosialisasi Program Pemberdayaan Pande Emas dilaksanakan di Kelurahan Pekapuran Laut, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Selasa (18/8/2026), dan dibuka secara resmi oleh Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Banjarmasin, Fachri Mokoagow. Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Pekapuran Laut serta para pengrajin emas penerima manfaat.
Lurah Pekapuran Laut menyampaikan apresiasi kepada Pegadaian atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada kelompok pengrajin emas di wilayahnya.
“Kelurahan Pekapuran Laut sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Pegadaian atas Program Pemberdayaan Kelompok ini. Melalui program ini, semoga dapat membantu para perajin emas dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi mereka,” ujarnya.
Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Banjarmasin, Fachri Mokoagow, mengatakan bahwa pengrajin emas merupakan bagian penting dalam ekosistem industri emas yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan.
“Program Pande Emas merupakan bentuk komitmen Pegadaian untuk mendukung para pengrajin emas agar semakin berkembang dan memiliki daya saing. Kami ingin program ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian pengrajin melalui pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Fachri.
Menurut Fachri, pemberdayaan pengrajin emas juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara masyarakat dengan Pegadaian dalam mendukung ekosistem Bullion Services.
“Kami berharap para pengrajin dapat memanfaatkan berbagai dukungan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas usaha. Dengan semakin kuatnya kelompok pande emas, kami optimistis ekosistem emas di Banjarmasin dapat tumbuh lebih baik dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pegadaian juga memberikan Literasi dan Edukasi Keuangan kepada peserta yang disampaikan oleh Goldvisor PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Banjarmasin, Yudha Rosadi. Edukasi mencakup pemahaman mengenai pengelolaan keuangan serta pengenalan produk dan layanan Pegadaian yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menyampaikan bahwa Program Pemberdayaan Pande Emas merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk menciptakan manfaat bersama yang berkelanjutan.
“Kami ingin pemberdayaan pande emas tidak berhenti pada dukungan sarana atau edukasi, tetapi mampu membangun kemandirian dan meningkatkan daya saing para pengrajin. Melalui pendekatan Creating Shared Value, kami berupaya menciptakan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem bisnis Pegadaian,” ujar Rinaldi.
Rinaldi menilai Banjarmasin memiliki potensi yang besar dalam pengembangan industri kerajinan emas, sehingga pemberdayaan pengrajin lokal menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat rantai ekosistem emas.
“Para pengrajin emas lokal memiliki keterampilan dan potensi yang sangat besar. Dengan peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, serta akses terhadap layanan keuangan yang tepat, kami berharap mereka dapat semakin produktif, berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan. Di sisi lain, hal ini juga menjadi bagian dari upaya Pegadaian memperkuat ekosistem Bullion Services di Indonesia,” tambahnya.
Melalui Program Pemberdayaan Kelompok Pande Emas, Pegadaian berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, serta memperkuat ekosistem industri emas nasional.
Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya kelompok pengrajin emas yang semakin mandiri, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Banjarmasin.
Sumber: Pegadaian
