![]() |
PIMPIN RAPAT: Wakil Ketua Komisi I, Habib Hamid Bahasyim memimpin rapat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel – Foto DPRD Kalsel |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar di desa sekaligus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Selasa (28/7/2026).
Transformasi Posyandu 6 SPM di Kalimantan Selatan diperkuat melalui pelaksanaan proyek percontohan (pilot project) di dua desa di Kabupaten Banjar, yakni Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, dan Desa Jambu Burung, Kecamatan Beruntung Baru. Program tersebut diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan di desa-desa lain di Kalimantan Selatan.
Wakil Ketua Komisi I selaku pimpinan rapat, Habib Hamid Bahasyim tekankan optimisme serta komitmen dewan untuk terus mengawal dan memperkuat kapasitas para kader Posyandu di lapangan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
“Kami berharap pembinaan Posyandu 6 SPM ini terus ditingkatkan, Terlebih ini adalah salah satu program strategis presiden terkait menekan angka stunting,” tuturnya seusai rapat bersama Dinas PMD Kalsel pada Selasa (28/07/2026) Siang.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penyelarasan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat harus dikawal seluruh pemangku kepentingan. Keberhasilan transformasi Posyandu 6 SPM dinilai akan menjadi kunci utama dalam mencetak generasi muda Kalsel yang sehat dan bebas dari masalah gizi buruk.
Sumber: DPRD Kalsel
