Wakil Ketua DPRD Kalsel Soroti Pemadaman Listrik, DPRD Bakal Panggil PLN

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, M. Alpiya Rakhman - Foto Muchroni


BORNEOTREND.COM, KALSEL – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, M. Alpiya Rakhman, menyoroti pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan dinilai telah meresahkan masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi, khususnya pelaku usaha kecil.

Menurut Alpiya, kondisi tersebut sangat disayangkan mengingat Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia.

"Ini sangat meresahkan masyarakat Kalimantan Selatan. Sangat disayangkan jika pemadaman masih terjadi. Kami ingin mengetahui apa sebenarnya penyebabnya, apakah karena pasokan batu bara, kendala teknis, atau faktor lainnya," ujarnya.

DPRD Kalsel, kata Alpiya, berencana memanggil pihak PLN untuk meminta penjelasan terkait penyebab pemadaman listrik sekaligus mencari solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Ia menegaskan, apabila penyebabnya merupakan persoalan teknis, maka perbaikan harus segera dilakukan agar masyarakat tidak terus dirugikan.

Selain itu, Alpiya meminta PLN bersikap bijaksana terhadap pelanggan yang terdampak pemadaman. Menurutnya, kompensasi seperti pemberian potongan tarif listrik patut dipertimbangkan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

"Kami menerima banyak laporan dan keluhan dari masyarakat. Karena itu, DPRD akan menindaklanjuti persoalan ini agar ada jalan keluar dan pemadaman tidak terus terjadi," katanya.

Hingga saat ini, DPRD Kalsel mengaku belum menerima laporan resmi dari PLN mengenai penyebab gangguan listrik tersebut. Atas dasar itu, DPRD berinisiatif memanggil manajemen PLN untuk memberikan penjelasan secara langsung.

Alpiya juga menyebut telah mendapat informasi mengenai rencana aksi unjuk rasa dari masyarakat yang akan digelar di depan Gedung DPRD Kalsel sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik yang berulang.

Lebih lanjut, ia menyoroti dampak pemadaman terhadap pelaku UMKM yang mengalami kerugian akibat terganggunya aktivitas usaha. DPRD berharap PLN dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak semakin membebani masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang paling merasakan dampaknya.

Penulis: Muchroni

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال