![]() |
RESMIKAN GUDANG: Gudang Perum Bulog di Banjarbaru diresmikan langsung Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto) – Foto Wasaka Kalselprov |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto dan Abdul Kharis Almasyhari meresmikan Revitalisasi Gudang Perum Bulog sekaligus Peninjauan Stok Beras, yang berlokasi di Komplek Pergudangan Landasan Ulin Perum Bulog, di Banjarbaru, Jumat (3/7/2026).
Acara peresmian yang dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin ini ditandai dengan pemotongan pita yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Gudang Komoditas Pangan di lokasi tersebut.
Acara juga dihadiri langsung oleh Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, jajaran anggota Komisi IV DPR RI, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman serta Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kalsel, Suparmi dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Usai acara, kepada sejumlah wartawan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin mengaku bersyukur atas diresmikannya revitalisasi gudang Bulog di Kalsel sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem logistik pangan nasional serta menjaga cadangan pangan pemerintah dan mendukung agenda swasembada pangan nasional.
“Daya tampung dan ketersediaan beras Kalsel telah memberikan surplus hingga mencapai 1,3 juta ton, dan ini menjadikan Kalsel daerah penyangga utama di Pulau Kalimantan. Kalsel Swasembada Beras. Makanya dengan keberadaan gudang ini sangat mendukung para petani juga bulog, sehingga nanti hasil-hasilnya dapat kita simpan di sini,” ucap Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin.
Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto menyampaikan, dengan peresmian revitalisasi gudang Perum Bulog berkapasitas 3.500 ton di Kalimantan Selatan ini, sebagai upaya memperkuat logistik pangan nasional melalui peningkatan kapasitas penyimpanan dan penyerapan hasil panen petani.
“Peresmian gudang ini merupakan wujud nyata penguatan infrastruktur logistik pangan sebagai fondasi keberhasilan agenda swasembada pangan nasional,” kata Titiek Soeharto.
Menurutnya, peningkatan kapasitas penyimpanan dan penyerapan hasil panen petani akan memperkuat cadangan beras pemerintah, menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta memastikan hasil produksi petani terserap secara optimal.
“Kalimantan Selatan sebagai salah satu lumbung pangan di Pulau Kalimantan diharapkan semakin berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan mewujudkan kemandirian pangan Indonesia,” tambahnya.
Titiek juga mengapresiasi sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, dan Perum Bulog dalam memperkuat sistem logistik pangan nasional di berbagai daerah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut perlu diikuti dengan peningkatan efektivitas pengelolaan stok, percepatan distribusi, serta penguatan pelayanan kepada petani dan masyarakat.
Titiek menegaskan Komisi IV DPR RI akan terus mendukung program-program Perum Bulog sepanjang memberikan manfaat bagi petani, bahkan komisi siap mendukung apabila terdapat pengajuan peningkatan anggaran untuk pembangunan Rice Milling Unit di Kalimantan Selatan.
“Semoga gudang ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ketahanan pangan daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan sebagaimana menjadi prioritas pembangunan nasional,” tutup Titiek Soeharto.
Selain meresmikan revitasisasi gudang bulog, rombongan Komisi IV DPR RI ini juga memberikan bingkisan dan bantuan sosial kepada beberapa siswa dan masyarakat sekitar berupa sembako dan eralatan sekolah serta mesin pemotong rumput untuk rumah ibadah di sana.
Selanjutnya, diagendakan di hari yang sama Komisi IV DPR RI melaksanakan kunjungan ke Balai Veteriner Banjarbaru untuk meninjau fasilitas laboratorium sekaligus mengikuti rapat koordinasi mengenai antisipasi dan mitigasi dampak El Nino terhadap sektor pertanian dan peternakan.
Melalui kunjungan ini diharapkan berbagai masukan, hasil peninjauan lapangan, serta aspirasi para pemangku kepentingan di Kalimantan Selatan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan nasional yang semakin efektif, adaptif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Sumber: Wasaka Kalselprov

