![]() |
| SOSOK: Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Syahbudin - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Syahbudin, meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III segera merealisasikan komitmen penanganan Bendung Pitap melalui evaluasi menyeluruh terhadap daerah aliran sungai (DAS) serta pengerukan sedimentasi.
Menurut Syahbudin, langkah tersebut merupakan tindak lanjut yang dinantikan masyarakat, terutama para petani yang selama ini menghadapi persoalan banjir saat musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau.
Ia menegaskan, rencana penanganan Bendung Pitap tidak boleh berhenti sebatas pembahasan, tetapi harus diwujudkan melalui pekerjaan di lapangan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Kami berharap apa yang menjadi komitmen BWS Kalimantan III tidak berhenti pada tahap pembahasan, tetapi segera diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Penanganan sedimentasi dan evaluasi menyeluruh terhadap aliran sungai sangat penting agar persoalan banjir dan kekeringan dapat diminimalkan,” ujar Syahbudin, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, normalisasi sungai dan penanganan sedimentasi merupakan langkah strategis untuk mengembalikan fungsi Bendung Pitap sebagai infrastruktur pengairan yang menopang sektor pertanian di Kabupaten Balangan.
Dengan aliran sungai yang lebih optimal, distribusi air menuju lahan pertanian diharapkan kembali lancar sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas petani.
Syahbudin juga memastikan DPRD Kabupaten Balangan akan terus mengawal proses penanganan Bendung Pitap. Selain itu, pihaknya mendorong sinergi antara Pemerintah Kabupaten Balangan, BWS Kalimantan III, dan masyarakat agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak diperlukan agar upaya penanganan tidak hanya mampu mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjamin ketersediaan air irigasi bagi petani sepanjang tahun.
“Dengan adanya penanganan yang optimal, kami berharap fungsi Bendung Pitap dan jaringan irigasi dapat kembali maksimal. Ini bukan hanya soal mengatasi banjir, tetapi juga menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat Balangan,” pungkasnya.
Penulis: Sri Mulyani

