![]() |
FOTO BERSAMA: Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut berfoto bersama calon eks warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Sosial menggelar pelatihan cukur rambut atau barber bagi calon eks warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk membekali warga binaan dengan keterampilan kerja usai menjalani kehidupan setelah bebas nanti.
Dalam sambutannya Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Achmad Taufik menegaskan bahwa pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis mencukur rambut, tetapi juga bertujuan membuka peluang ekonomi bagi para peserta.
Menurutnya, keterampilan yang dimiliki diharapkan dapat menjadi modal untuk membuka usaha sendiri maupun memperoleh pekerjaan, sehingga para calon eks warga binaan mampu hidup mandiri dan kembali berperan aktif di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut, Eko Trianto, mengatakan calon eks warga binaan merupakan salah satu kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang membutuhkan perhatian khusus. Selain menghadapi keterbatasan akses pekerjaan, mereka juga kerap dihadapkan pada stigma sosial sehingga perlu dibekali keterampilan yang dapat meningkatkan daya saing.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan praktisi barber profesional sebagai instruktur. Peserta mendapatkan materi teori sekaligus praktik sebagai bekal untuk menguasai keterampilan mencukur rambut secara langsung.
Program ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan Dinas Sosial yang kini lebih mengedepankan pemberdayaan ekonomi produktif dibandingkan bantuan yang bersifat konsumtif, sehingga semakin banyak PPKS dapat mencapai kemandirian.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan pihak Rutan dalam menyelenggarakan pelatihan tersebut. Sebanyak 30 warga binaan yang telah melalui proses asesmen dan seleksi mengikuti kegiatan ini.
Ia berharap keterampilan barber yang diperoleh dapat menjadi bekal berwirausaha maupun bekerja setelah bebas, sekaligus membantu meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi stigma negatif yang masih melekat di masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang mampu menciptakan masyarakat lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
Penulis: Shinta

