Pemkab Balangan Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Percepat Penurunan Stunting

KOORDINASI: Suasana pertemuan lintas sektor untuk mempercepat penurunan stunting - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan stunting melalui penguatan integrasi layanan kesehatan primer. Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan para pemangku kepentingan yang digelar di Aula I Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan ini mempertemukan pemerintah daerah, dunia usaha, serta lembaga mitra guna menyusun strategi bersama agar upaya penurunan stunting berjalan lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran.

Kegiatan tersebut dihadiri Yayasan Sinergi Indonesia Peduli, Yayasan Amanah Bangun Negeri, PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati (SIS), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H. Ahmad Sauki, menegaskan penanganan stunting menjadi salah satu prioritas daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Keberhasilan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Diperlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi masyarakat agar intervensi yang dilakukan lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran," ujarnya.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai strategi penguatan layanan kesehatan primer, mulai dari peningkatan gizi ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi kesehatan keluarga, hingga pemerataan akses layanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Kabupaten Balangan.

Selain menyusun strategi, seluruh pemangku kepentingan juga merumuskan rencana aksi bersama yang mencakup pembagian peran setiap sektor, penguatan koordinasi, serta mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga mitra dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat penurunan angka stunting. Intervensi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup pemenuhan gizi, sanitasi, edukasi, serta pemberdayaan keluarga.

Pemkab Balangan optimistis sinergi lintas sektor yang terus diperkuat mampu menekan prevalensi stunting secara signifikan sehingga mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.

Penulis: Sri Mulyani 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال