BORNEOTREND.COM, KALSEL- Upaya Pertamina Patra Niaga dalam ikut berkontribusi dalam meningkatkan geliat ekonomi warga Kota Banjarbaru melalui sektor pertanian kembali dibuktikan.
Terbaru melalui Pertamina DPPU Syamsudin Noor, Pertamina Patra Niaga menggelar kegiatan pelatihan penerapan teknologi budidaya holtikultura untuk meningkatkan produktifitas berkelanjutan, kamis (23/7/2026) lalu di JL Tambak Tarap RT 4 RW 6, Komplek Kebun, Kelurahan Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan sarana produksi berupa pupuk kendang, pupuk NPK, kapur dolomit, kain penutup tanaman hingga asam humat cair untuk keperluan Kelompok Tani Ngudi Rahayu.
Dalam sambutannya, AFT Manager Syamsudin Noor Dimas Budiman berharap, pelatihan dan bantuan yang diberikan ini mampu berkontribusi dalam membantu Kelompok Tani Ngudi Rahayu untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian mereka.
"Total hingga hari ini kurang lebih sudah ada 3 kelompok tani yang kita berikan bantuan. Program ini tentunya akan terus berlanjut, karena merupakan salah satu dari lima dari program CSR unggulan yang disalurkan oleh Pertamina DPPU Syamsudin Noor, khususnya dibidang penghijauan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Abu Yajid Bustami berterimakasih atas kolaborasi yang telah dilakukan oleh Pertamina DPPU Syamsudin Noor kepada Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru di sektor pertanian melalui program kali ini.
Hal ini tentunya sudah sejalan dengan komitmen Pemko Banjarbaru yang ingin memaksimalkan sektor pertanian agar kedepannya Kota Banjarbaru bisa menjadi salah satu sentral ketahanan pangan di wilayah Kalsel, khususnya untuk komoditas buah-buahan dan sayur-sayuran.
"Kita sudah blok sekitar 1.000 hektar kawasan di Kota Banjarbaru untuk menjadi lahan pertanian. Kita juga terus membangun sumur-sumur bor hingga irigasi. Nah ini kan ditambah lagi dengan kolaborasi yang dilakukan Pertamina DPPU Syamsudin Noor yang menggelar pelatihan dan memberikan bantuan dengan kelompok tani, tentu akan sangat membantu perkembangan sektor pertanian di Kota Banjarbaru kedepannya," tambahnya.
Dilain pihak, Ketua Kelompok Tani Ngudi Rahayu Sagif mengaku berterimakasih atas bantuan dan kolaborasi yang sudah dilakukan oleh Pertamina DPPU Syamsudin Noor kepada pihaknya.
Saat ini diakuinya ada sebanyak 40 hektar lahan yang sudah digarap oleh Kelompok Tani Ngudi Rahayu dengan melibatkan sekitar 30 orang petani. Ada pun panen yang dihasilkan beraneka ragam, mulai dari sayuran, cabai hingga buah melon.
"Terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Pertamina DPPU Syamsudin Noor. Semoga bisa terus berkolaborasi kedepannya agar hasil panen yang kami hasilkan semakin baik lagi kedepannya," tukasnya.
Penulis: Arief Rahman
