Jelang Liga 2 2026/2027: Persis, PSIS, Semen Padang hingga Persela Agresif Berburu Pemain

Logo Liga 2 Championship  - Foto wikipedia.org


BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Sejumlah kontestan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027 berlomba-lomba membangun skuad terbaik dengan mendatangkan pemain-pemain berpengalaman. Persis Solo, PSIS Semarang, Semen Padang, PSPS Pekanbaru, hingga Persela Lamongan menjadi klub yang paling agresif berburu amunisi baru demi mewujudkan target promosi ke kasta tertinggi musim depan.

Hingga Selasa (14/7/2026), Semen Padang menjadi salah satu klub dengan aktivitas transfer paling masif. Tim Kabau Sirah melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari jajaran pelatih hingga komposisi pemain.

Nil Maizar kembali dipercaya sebagai pelatih kepala didampingi Hengki Ardiles dan Nur Iskandar.

Di sektor pemain, Semen Padang mendatangkan sederet nama berpengalaman seperti Muhammad Rahmat, Muhammad Hargianto, Irvan Mofu, Esteban Viscara, Bagas Kaffa, Gian Zola, Rezaldi Hehanusa, Safrudin Tahar, Igor Cukovic, hingga striker naturalisasi Ilija Spasojevic.

Tak hanya itu, Andre Pangestu, Zulkifli Lukmansyah, Alwi Slamet, Novri Setiawan, Anwar Rifai, Otto Kapisa, Ariyanto Maring, serta sejumlah pemain lainnya juga merapat ke Indarung.

Di sisi lain, Semen Padang melepas Teguh Amiruddin yang bergabung ke Persis Solo serta Ricki Ariansah yang memilih berlabuh ke PSIS Semarang. Kabau Sirah juga mempertahankan sejumlah pemain seperti Ikram Algiffari, David Maulana, Bachtiar A. Iqbal, Firman Juliansyah, M. Kasim Botan, dan Ghifari Azhhari.

Dari tim muda, Arif Rahman Hakim dipromosikan ke skuad senior setelah tampil tajam dengan koleksi 12 gol di EPA U-20.

Tak kalah agresif, Persis Solo melakukan revolusi besar usai terdegradasi dari Liga 1. Laskar Sambernyawa melepas hampir seluruh pemain asing serta banyak pilar musim lalu. Nama-nama seperti Vukasin Vranes, Dusan Mijic, Miroslav Maricic, Abu Kamara, Jefferson Carioca, Bruno Gomes, Andrei Alba, Luka Dumancic, hingga winger lokL Irfan Jauhari yang juga resmi berpisah dengan klub.

Sebagai gantinya, Persis mendatangkan banyak wajah baru. Mulai dari Teguh Amiruddin, Novan Sasongko, Saldi Amiruddin, Luthfi Kamal, Asep Berlian, Rizky Nasution, Hasyim Kipuw, Mario Londok, Andrean Rindorindo, Badrian Ilham, Alkelvin Bhaghi, hingga duet kakak beradik Oliver Leeming dan Theodore Leeming dari Persija U-20.

Persis juga merekrut Ahmad Mujadid yang menjadi top skor EPA U-20, Fandi Ahmad, serta memperkuat jajaran kepelatihan dengan Nurcholis Majid, Febi Aji, Hendro Kartiko, dan Rochmat Setiawan.

Rival satu provinsi, PSIS Semarang, juga bergerak cepat membangun tim baru setelah turun kasta. Widodo Cahyono Putro dipercaya sebagai pelatih kepala dengan didampingi Hamka Hamzah dan Agam Haris Pambudi. Mahesa Jenar kemudian mendatangkan Hari Nur Yulianto, Syahrian Abimanyu, Andy Setyo, Deri Corfe, Komang Tri, Agus Nova, Ray Redondo, Muammar Khadafi, Ricki Ariansah, Abduh Lestaluhu, Nuri Fasya, Ahmad Nufiandani, Fitra Ridwan, Akbar Arjunsyah, Lorensius Amanat Sabda, hingga Amirul Amin Fisabillah.

Sementara itu, Esteban Viscara menjadi salah satu pemain yang meninggalkan PSIS untuk bergabung dengan Semen Padang.

PSPS Pekanbaru juga tak ingin tertinggal dalam persaingan. Klub berjuluk Askar Bertuah menunjuk Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala menggantikan Aji Santoso. Bersama tim kepelatihan barunya, PSPS merekrut Muhammad Revan, Aulia Ramadhan Lubis, Hamzah Defa, Farhan Darwan, Dicki Agung Setiawan, Januarius Toa Meka, dan Matheus Henrique Machado de Santana.

Di sisi lain, mereka kehilangan Erlangga Setyo yang hijrah ke Arema FC, tetapi tetap mempertahankan sejumlah pemain inti seperti Antonio Gamaroni, Alfin Tuasalamony, Misbakus Solikin, Ilham Syafri, Ilham Fathoni, Pramudya Dwi, dan Vieri Donny.

Persela Lamongan pun menunjukkan ambisi besar untuk kembali ke Liga 1. Tim asuhan Bima Sakti itu sukses mengamankan tanda tangan Dendy Sulistyawan, Kushedya Haris Yudho, Ruy Arianto, Caique Souza, Muhammad Syukron, serta striker asal Brasil Juninho Cabral. Persela juga mempertahankan mayoritas kerangka tim musim lalu, termasuk Daniel Gonsalves, Hendro Siswanto, Hambali Thalib, Muhammad Affani Ubaidillah, Risqi Putra Utomo, Haikal Rikha Riza, Rafli Mahreza, Indro Riyanto, dan Rafiud Drajat.

Selain lima klub tersebut, PSMS Medan juga menjadi salah satu tim paling aktif. Ayam Kinantan mendatangkan 18 pemain baru, termasuk Manahati Lestusen, Samuel Simanjuntak, Irfan Jauhari, Phillerson Oliveira, Rangga Muslim, Rahmad Hidayat, Iksan Chan, Bintang Arahim, hingga Rayhan Utina. Aktivitas transfer itu melengkapi langkah PSMS yang lebih dahulu memperkuat jajaran kepelatihan dan direktur teknik.

Di luar nama-nama tersebut, Kendal Tornado FC juga mulai menyusun kekuatan dengan mendatangkan Rizky Dwi Pangestu, Er Deva Aulia Egon, I Wayan Arsana, serta Tithan Wulung Suryata. Sementara Persiraja Banda Aceh, Sumsel United, Deltras FC, Persikad, PSGC Ciamis, FC Bekasi City, RANS Nusantara FC, Persiba Balikpapan, PS Barito Putera, PSBS Biak, hingga Persipura Jayapura masih terus mematangkan komposisi skuad menjelang bergulirnya kompetisi.

Melihat agresivitas klub-klub peserta di bursa transfer, persaingan Pegadaian Championship 2026/2027 diprediksi menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa musim terakhir. Banyaknya pemain berlabel Liga 1 yang turun kasta dipastikan akan membuat perebutan tiket promosi menuju Super League berlangsung sengit sejak pekan pertama.

Sumber: Radar Solo

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال