![]() |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir kembali melakukan reses di wilayah Banjarmasin Barat, Selasa (14/7/2026) siang. Foto-Aam/Borneotrend.com. |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir kembali melakukan reses di wilayah Banjarmasin Barat, Selasa (14/7/2026) siang.
Dalam kesempatan ini, masyarakat Banjarmasin Barat khusunya kelurahan Telawang dan Basirih menyampaikan masalah-masalah infrastruktur, BPJS, pendidikan, hingga Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir mengungkapkan bahwa warga Banjarmasin Barat kini semakin terbuka untuk menyampaikan masalah di kawasannya meraka masing-masing.
Ia mengungkapkan bahwa di kawasan kelurahan Basirih tersebut terjadi masalah infrastruktur, salah satunya jembatan ambruk.
"Kita sudah bolak-balik mengajukan ke pemerintah terkait jembatan ini dan gang terlalu sempit minta dilebarkan, namun belum ada realisasikan. Soalnya jalan ini digunakan untuk anak-anak sekolah di sana," ucapnya kepada awak media.
Bahkan, ia menyebutkan, beberapa waktu lalu warga Kelurahan Basirih juga meminta untuk pengerukan sungai. Namun, hal tersebut diduga diabaikan pihak pemerintah.
"Sampai saat ini belum terlaksanakan, padahal sudah dijanjikan akan dilakukan pengerukan menggunakan excavator kecil," bebernya.
Masalah lainnya, Samosir mengatakan kartu KIS maupun BPJS milik masyarakat ini tidak aktif secara otomatis. "Biasanya aktif, tiba-tiba tidak aktif lagi atau hilang. Nanti kita akan coba berkoordinasi kepada Dinsos untuk mensinkronkan kenapa bisa terjadi seperti ini. Kalau hanya alasan aplikasi dari pusat kita tidak bisa menangkap, yang pasti harus jelas," bebernya.
Kemudian, Samosir menuturkan masalah anak yang putus sekolah karena tidak ada biaya akan segera didaftarkan sesuai zonasi.
"Dari Dinas sudah mengarahkan untuk mendaftar ke SD sesuai zonasi dan lapor untuk diajukan kartu indonesia pintar," katanya.
Salin itu, Samosir juga mengungkapkan masalah Dinas Perhubungan juga akan pihaknya pantau terkait pemasangan kaca cembung disetiap persimpangan. Pasalnya, hal ini bisa menghindari kecelakaan lalu lintas.
"Ini menyangkut keselamatan warga. Mudah-mudahan bisa segera di pasang oleh Dinas Perhubungan," pungkasnya.
Penulis: Aam

