BORNEOTREND.COM, KALTENG- Keindahan batik Benang Bintik khas Pulang Pisau tampil memikat di atas catwalk saat puluhan model dari organisasi perangkat daerah (OPD) mengikuti Peragaan Busana "Sinta Benang Bintik Pulang Pisau 2026" yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pulang Pisau dalam rangkaian Handep Hapakat Fair 2026, selasa (7/7/2026) di halaman Stadion HM Sanusi.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan wastra khas daerah melalui sentuhan desain busana modern.
Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Pulang Pisau Hasanah Rifa'i, mengatakan peragaan busana tersebut merupakan wujud nyata pelestarian budaya Kalimantan Tengah, khususnya budaya masyarakat Dayak di Kabupaten Pulang Pisau.
Menurutnya, melalui tema "Sinta Benang Bintik Pulang Pisau 2026", Dekranasda ingin menampilkan motif-motif etnik Dayak dalam balutan busana modern sehingga semakin diminati berbagai kalangan.
"Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan melestarikan batik Benang Bintik beserta motif khas Pulang Pisau agar semakin dikenal masyarakat luas. Selain itu juga untuk meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya lokal sekaligus memperkuat jati diri budaya daerah di tengah arus globalisasi," ujar Hasanah.
Dirinya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dekranasda Kabupaten Pulang Pisau bersama TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulang Pisau.
Pada peragaan busana tahun ini, peserta diwajibkan mengenakan batik Benang Bintik bermotif khas Pulang Pisau, seperti Dandang Mandau, Pusaran Air, Liuk Anggang, Lembang, dan Lilis Rem. Seluruh busana mengusung konsep pakaian kerja yang dimodifikasi secara modern, namun tetap rapi dan sopan.
Dari 50 undangan yang disebarkan panitia, sebanyak 29 peserta turut ambil bagian dalam peragaan busana tersebut. Hasanah berharap pada penyelenggaraan tahun depan seluruh instansi yang diundang dapat berpartisipasi sehingga kemeriahan Hari Jadi ke-25 Kabupaten Pulang Pisau semakin terasa.
Panitia juga menyiapkan penghargaan bagi para peserta, yakni Juara I, II, III, Harapan I, II, III, serta kategori Favorit, Terheboh, dan Terunik. Para pemenang memperoleh uang pembinaan dan piagam penghargaan, sementara seluruh peserta mendapatkan piagam partisipasi.
Dirinya berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Pulang Pisau. Dekranasda, kata dia, akan terus membina para pengrajin agar mampu menghasilkan produk yang inovatif, berkualitas, dan siap bersaing di pasar, termasuk melalui pemasaran digital.
"Harapan kami, Benang Bintik tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Pulang Pisau, tetapi juga menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas serta meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan pelaku UMKM," pungkasnya.
Sumber: Nett
