![]() |
PANEN BAWANG: Sekretaris Daerah Tala Ismail Fahmi mewakili Bupati Tanah Laut dan Kepala Distanhorbun Tala, M. Faried Widyatmoko melakukan panen perdana bawang merah – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Sekolah Lapang (SL) Bawang Merah berhasil membudidayakan bawang merah di lahan Kelompok Tani Jaya Makmur, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari. Keberhasilan ini ditandai dengan dilaksanakannya panen bersama bawang merah, Senin (6/7/2026).
Panen yang dihadiri Sekretaris Daerah Tala Ismail Fahmi mewakili Bupati Tanah Laut itu sekaligus menutup pelaksanaan Sekolah Lapang Bawang Merah yang berlangsung selama dua bulan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Tala, M. Faried Widyatmoko mengatakan produktivitas bawang merah mencapai sekitar 14 ton per hektare.
“Hasil tersebut menunjukkan Tanah Laut memiliki potensi besar sebagai daerah pengembangan bawang merah untuk memenuhi kebutuhan Kalimantan Selatan yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah,” katanya.
Pada 2026, pengembangan bawang merah dilakukan di lahan seluas 16 hektare dengan dukungan APBD Provinsi Kalimantan Selatan dan APBD Kabupaten Tanah Laut.
Seluruh petani penerima bantuan sebelumnya mengikuti Sekolah Lapang yang didampingi instruktur dari Nganjuk, Jawa Timur.
Sementara itu, Sekda Ismail Fahmi mengapresiasi keberhasilan panen perdana tersebut. Menurutnya, dengan produktivitas sekitar 14 ton per hektare dan harga sekitar Rp25 ribu per kilogram, bawang merah memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan bagi petani sekaligus berperan penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan bawang merah melalui sinergi dengan penyuluh, perbankan, dan petani guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” tegasnya.
Penulis: Shinta

